Karawang, Lintaskarawang.com – Jalan Irigasi Tangul CKM menuju arah Leweng Sereh mulai mengalami kerusakan serius. Berdasarkan pantauan langsung tim redaksi Lintas Karawang, terdapat lubang menganga di bawah lapisan aspal (hotmix) akibat longsornya tanah di tepi jalan yang berbatasan langsung dengan aliran sungai.
Lokasi lubang tersebut berada tepat di depan sebuah bengkel motor, sekitar 100 meter dari Jembatan Sasak Koneng (atau yang dikenal juga sebagai Jembatan Bilyar), arah ke Leweng Sereh. Kerusakan ini dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari mengingat minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang ruas tersebut.
Seorang warga sekaligus pemilik bengkel di sekitar lokasi, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa dirinya telah memasang bambu sebagai penanda dan upaya sementara untuk mencegah meluasnya longsor. “Sudah kami pasang bambu supaya pengendara lebih waspada, tapi ini hanya solusi sementara,” ujarnya, Senin (19/5/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jalan Kertasari yang menghubungkan wilayah Bengle hingga Lemahmulya kini menjadi akses yang cukup padat, terutama sejak munculnya banyak perumahan baru di kawasan tersebut. Arus lalu lintas aktif hingga malam hari, namun tanpa penerangan yang memadai, risiko kecelakaan sangat tinggi.
Merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 25 ayat (1) huruf d, disebutkan bahwa setiap jalan yang digunakan untuk lalu lintas umum wajib dilengkapi dengan alat penerangan jalan. Keberadaan PJU sangat penting untuk menunjang keselamatan, keamanan, dan ketertiban lalu lintas, serta meningkatkan nilai estetika lingkungan.
Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, dan pengelolaannya biasanya berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan atau instansi terkait. Masyarakat berhak mendapatkan fasilitas penerangan yang memadai, terutama di wilayah yang berkembang pesat dan memiliki lalu lintas aktif.
Warga berharap pihak Pemerintah Kabupaten Karawang melalui dinas terkait segera melakukan penanganan terhadap kerusakan jalan dan penyediaan PJU di lokasi tersebut guna mencegah potensi kecelakaan lalu lintas. (NUR)












