Praktisi Hukum Geram, Sekolah Nyaris Roboh Ancam Keselamatan Siswa di Karawang

- Penulis

Selasa, 6 Mei 2025 - 12:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto : Sebelah Kiri Iwan Gunawan S.H,. Praktisi Hukum dan Sebelah Kanan Yanto Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Karawang

Keterangan Poto : Sebelah Kiri Iwan Gunawan S.H,. Praktisi Hukum dan Sebelah Kanan Yanto Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Karawang

Karawang, Lintaskarawang.com – Kondisi memprihatinkan terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Pacing, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang. Bangunan sekolah yang sudah usang dan nyaris roboh memaksa para siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di luar ruang kelas. Situasi ini menuai reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk dari praktisi hukum Iwan Gunawan, S.H.

Iwan mengaku geram melihat kondisi tersebut yang dinilainya mencoreng dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Karawang. Sebagai daerah dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tinggi dan dikenal sebagai kawasan industri, Iwan menilai tidak seharusnya masih ada fasilitas pendidikan yang tidak layak pakai.

Baca Juga:  Diduga Abaikan Kepatuhan Perizinan, PT. Raja Jeva Nisi Disorot Keras: Bangun Gudang Baru Tanpa PBG dan Belum Kantongi SLF

“Saya mendesak DPRD Kabupaten Karawang, khususnya Komisi IV, agar segera melakukan sidak ke lokasi sekolah. Kami juga akan mengambil langkah-langkah hukum karena ini menyangkut keselamatan nyawa para generasi bangsa Indonesia,” tegasnya kepada wartawan, Selasa (06/05/25).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Iwan, pemerintah harus segera bertindak cepat untuk melakukan perbaikan infrastruktur di sekolah tersebut. Ia menekankan pentingnya rasa aman dan nyaman bagi siswa dalam menuntut ilmu.

“Pemerintah tidak boleh tinggal diam. Keamanan dan kenyamanan siswa adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai ada korban jiwa baru dilakukan perbaikan,” pungkasnya.

Editor: Aan

Berita Terkait

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
Berita ini 21 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru