Kepesertaan KB Jadi Syarat Bantuan Sosial di Jabar, Ini Penjelasan Gubernur Dedi Mulyadi !  

- Penulis

Selasa, 29 April 2025 - 06:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Dedi Mulyadi dalam rapat koordinasi bidang kesejahteraan rakyat bertajuk

Poto Dedi Mulyadi dalam rapat koordinasi bidang kesejahteraan rakyat bertajuk "Gawé Rancagé Pak Kadés jeung Pak Lurah" di Pusdai Jawa Barat, Bandung.

BANDUNG, LINTASKARAWANG.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana menjadikan keikutsertaan dalam program Keluarga Berencana (KB) sebagai syarat utama bagi masyarakat untuk menerima berbagai bentuk bantuan dari pemerintah provinsi. Kebijakan ini bertujuan agar penyaluran bantuan sosial, termasuk beasiswa dan bantuan kesehatan, lebih merata dan tidak terpusat pada satu keluarga saja.

“Jadi seluruh bantuan pemerintah nanti akan diintegrasikan dengan KB, jangan sampai kesehatannya dijamin, kelahirannya dijamin, tapi negara menjamin keluarga itu-itu juga,” ujar Dedi Mulyadi dalam rapat koordinasi bidang kesejahteraan rakyat bertajuk “Gawé Rancagé Pak Kadés jeung Pak Lurah” di Pusdai Jawa Barat, Bandung, Senin (28/4/25).

Menurut Dedi, saat ini banyak keluarga tidak mampu yang melahirkan dengan metode operasi sesar, yang biayanya dapat mencapai sedikitnya Rp25 juta per tindakan. Menurutnya, biaya sebesar itu seharusnya bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak, seperti pembangunan rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Uang segitu bisa untuk bangun rumah kan. Makanya berhentilah bikin anak kalau tidak sanggup menafkahi dengan baik,” tegasnya.

Baca Juga:  DPRD Karawang Ikuti Rakor RKAT 2026, Fokus Sinkronisasi Program Prioritas Daerah

Dedi menilai, tanpa regulasi tegas, program bantuan sosial akan terus menumpuk pada keluarga-keluarga tertentu, sementara keluarga lain yang juga membutuhkan justru terabaikan. Dengan kebijakan baru ini, diharapkan tercipta distribusi bantuan yang lebih adil di masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula sejumlah pejabat penting seperti Wakil Bupati Karawang H. Maslani, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto, Kepala BKKBN sekaligus Mendukbangga Wihaji, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana mengintegrasikan semua bentuk bantuan, mulai dari bantuan kelahiran, kesehatan, beasiswa, perumahan keluarga, hingga bantuan non-tunai, dengan persyaratan kepesertaan KB.

“Yang dapat beasiswa, yang bantuan melahirkan, perumahan keluarga, bantuan non-tunai keluarga dia, nanti uang negara mikul di satu keluarga,” kata Dedi menegaskan.

Kebijakan ini akan mulai disosialisasikan kepada masyarakat melalui kepala desa dan lurah di seluruh Jawa Barat.

 

Editor: Aan

Berita Terkait

GWN Desak Usut Tuntas Kematian Massal Ikan di Saluran Irigasi Johar
LBH GABBAR Surati BAPENDA Karawang, Minta Klarifikasi Pengelolaan Pajak Daerah dan Upah Pungut
Ketua DPAC PSN Tempuran Serahkan Tembusan SK Kepengurusan kepada Muspika, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat
Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Maju di Pilkades Rengasdengklok Selatan, Aka Prioritaskan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat
Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab
Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan
Berita ini 33 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:07

LBH GABBAR Surati BAPENDA Karawang, Minta Klarifikasi Pengelolaan Pajak Daerah dan Upah Pungut

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34

Ketua DPAC PSN Tempuran Serahkan Tembusan SK Kepengurusan kepada Muspika, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:40

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:03

Proyek Drainase Pulojaya Disorot: Kualitas Dipertanyakan, Pengawas Jangan Tutup Mata!

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Berita Terbaru