MENJAGA OWA JAWA AOP DAN SCF BANGUN JALAN TOL PRIMATA DI SANGGABUANA

- Penulis

Senin, 16 Desember 2024 - 11:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Setelah selesai mendata populasi, persebaran, dan kepadatan Owa Jawa (Hylobates moloch) di kawasan Pegunungan Sanggabuana, PT Astra Otoparts Group (AOP) dan Sanggabuana Conservation Foundation dengan berkolaborasi dengan Perum Perhutani KPH Purwakarta dan Menlatpur Kostrad mulai membangun jalan tol primata di Pegunungan Sanggabuana.

Pembangunan jalan tol primata di Sanggabuana ini merupakan program lanjutan dari hasil rekomendasi laporan penelitian pasca Ekspedisi Owa Jawa Sanggabuana pada Juli-September 2024 lalu. Jalan tol primata yang akan dibangun di tengah hutan Pegunungan Sanggabuana ini berupa koridor yang menghubungkan beberapa blok hutan yang merupakan habitat primata, terutama Owa Jawa yang sudah terputus akibat alihfungsi lahan hutan.

Dari Laporan Hasil Ekspedisi Owa Jawa Sanggabuana yang dilakukan AOP, SCF dan Menlatpur Kostrad dan Perum Perhutani, didapati salah satu ancaman Owa Jawa di kawasan hutan Pegunungan Sanggabuana adalah terputusnya beberapa blok hutan yang menjadi habitat Owa Jawa. Juga perburusan liar dan juga berkurangnya populasi pohon pakan dan pohon tidur Owa Jawa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembuatan jalan tol primata atau koridor primata ini sudah mulai dikeroyok pengerjaannya oleh SCF dan AOP. AOP sendiri secara bersama-sama dengan mengerahkan Colleague Voluntary Program (CVP)-relawan karyawan dari PT Astra Otoparts Group, juga beberapa CSR dari anak perusahaan PT AOP Group yang tersebar di beberapa kota di Jawa Barat.

Pada Sabtu, 14 Desember 2024, CVP AOP Group bersama beberapa CSR dibawah AOP Group memulai pembangunan koridor ini di Blok Dindingari, di Petak hutan 35A dengan menanam ratusan pohon yang menjadi sumber pakan alami Owa Jawa.

Baca Juga:  Hari jadi Desa Sukaharja di meriahkan oleh pasar UMKM san jalan sehat

Annisa Sutarno, Program Manager Tim Ekspedisi Owa Jawa Sanggabuana AOP-SCF mengatakan bahwa pembuatan jalan tol primata ini akan dilakukan dalam jangka waktu 3 tahun kedepan secara bertahap. Tanaman yang ditanam untuk membangun koridor adalah jenis-jenis yang direkomendasikan dari hasil kajian dan hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh SCF.

“Tidak semua merupakan tanaman kehutanan, tetapi juga beberapa jenis tanaman buah yang mempunyai nilai ekonomi tinggi yang digunakan sebagau bufer area kawasan hutan dan ladang penduduk. Tanaman buah sebagai bufer ini juga akan digunakan untuk membantu program ketahanan pangan masyarakat dan diharap bisa membantu perekonomian masyarakat sekitar.” Terang Annisa.

“Jalan tol primata ini akan dibangun untuk menyambungkan beberapa blok hutan habitat Owa Jawa sepanjang sekitar 20 km, sejak dari Gunung Haur di Purwakarta yang berbatasan langsung dengan Waduk Jatiluhur, sampai ke hutan di wilayah Talaga-Cianjur, Cibereum di Bogor dan Gunung Rungking yang masuk kawasan Tegalwaru,Karawang.” Tutup Annisa.

M. Gama Prastowo, SESR Dept Head AOP mewakili manajemen mengatakan bahwa diluar CSR AOP Group, kegiatan hari ini adalah kegiatan kerelawanan dari karyawan dibawah AOP Group. Kegiatan ini untuk membantu program lanjutan konservasi Owa Jawa di Sanggabuana bersama SCF, yang merupakan program perlindungan dan pelestarian jangka panjang.

Dengan pembangunan jalan tol primata ini, tidak hanya mengembalikan fungsi habitat Owa Jawa dan primata, saja tetapi juga membantu mengembalikan fungsi hutan sebagai rumah untuk 339 jenis satwa liar yang ada di kawasan hutan Pegunungan Sanggabuana. (LK)

Berita Terkait

DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City
Diduga Ada Permainan Pembagian Undangan Pemilihan BPD, Ketua RT 001/RW 005 Santiong Disorot
Ketua DPRD Karawang Pimpin Sidang Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden
Berita ini 35 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:52

BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri

Senin, 24 Agustus 2026 - 04:23

Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:47

Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:11

Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:57

Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:45

Diduga Ada Permainan Pembagian Undangan Pemilihan BPD, Ketua RT 001/RW 005 Santiong Disorot

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:22

Ketua DPRD Karawang Pimpin Sidang Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:08

Rapat Paripurna DPRD Karawang Tetapkan Dua Perda, Bahas Reses III dan Perubahan KUA-PPAS 2026

Berita Terbaru