SDN Wadas 1 Diduga Lakukan Pungutan Liar Terkait Buku LKS, APH Diminta Tindaklanjuti

- Penulis

Jumat, 27 September 2024 - 03:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wadas 1 menjadi sorotan setelah dugaan pungutan liar (pungli) terkait penjualan buku Lembar Kerja Siswa (LKS) terungkap. Pungli tersebut diduga berkisar antara Rp 328.320 hingga Rp 330.000, dengan variasi harga di setiap kelas. Dugaan ini mencuat setelah sejumlah orang tua siswa mengeluhkan kewajiban pembelian LKS di luar ketentuan yang berlaku.

Saat awak media mencoba mengonfirmasi dugaan tersebut kepada pihak sekolah, Kepala Sekolah SDN Wadas 1, Siti Khodijah, dikabarkan tidak berada di tempat. Salah seorang guru yang ditemui juga tidak dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai masalah tersebut. Sebelumnya, awak media sempat berbincang singkat dengan bendahara sekolah, namun belum sempat memberikan klarifikasi lebih jauh, bendahara tersebut beranjak dan menyatakan akan kembali. Meski sudah ditunggu lebih dari satu jam, bendahara tak kunjung muncul, sehingga awak media terpaksa meninggalkan lokasi. Jum’at (27/9/2024)

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah, pengadaan buku pelajaran yang melibatkan pungutan kepada siswa merupakan pelanggaran. Permendikbud tersebut menegaskan bahwa sekolah dilarang memungut biaya tambahan terkait pengadaan buku LKS, karena seluruh kebutuhan pembelajaran harusnya sudah disediakan oleh pemerintah melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Dugaan pungli ini dianggap sebagai pelanggaran hukum yang serius, terutama dalam konteks penyelenggaraan pendidikan dasar yang harus bebas dari segala bentuk pungutan yang memberatkan orang tua murid.

“Kami berharap pihak terkait segera menuntaskan kasus ini dan memberikan sanksi tegas jika terbukti ada pungli. Pendidikan harus bebas dari segala bentuk pungutan liar yang hanya merugikan siswa dan orang tua,” ujar seorang orang tua siswa yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sampai berita ini diterbitkan pihak sekolah belum memberikan keterangan lebih lanjut. (Red)

 

Berita Terkait

BPD Kutaampel Laporkan Kades ke Polisi, Pengelolaan Anggaran Desa 2025 Dipersoalkan
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Aktivitas Pengurugan di Lahan LP2B Masih Berjalan, Ketegasan Satpol PP Karawang Dipertanyakan
Dede Mulyana Kecam Dugaan Penculikan dan Penganiayaan Pengurus Karang Taruna Tamelang, Minta Kasus Diusut Tuntas
Seruan Musyawarah Berujung Dugaan Penculikan, Pengurus Karang Taruna Tamelang Mengaku Disiksa OTK
LBH Soroti Dugaan Pelanggaran Aset Negara di SDN Ciranggon I, Dinas dan APH Didesak Bertindak
Diduga Bongkar Aset Sebelum Izin Penghapusan, Revitalisasi SDN Ciranggon I Karawang Menuai Sorotan
Berita ini 46 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:13

Aspirasi FMSB Tak Terjawab, Ketegasan Pemkab Subang dalam Kasus PT CMM Jadi Sorotan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:03

Pembangunan Drainase di Pinayungan Dikeluhkan Warga, Pemasangan U-Ditch dan Kemacetan Jadi Sorotan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:12

Resto Saung Berkah Gurame Layangkan Somasi ke Resto Sumoreang, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:34

DPRD Karawang Siap Kawal Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Perjuangkan Kepastian Status dan Kesejahteraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:46

PT NIJ Tak Hadiri RDP, DPRD Karawang Kecewa: Persoalan Kemitraan dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:43

Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:30

Bupati Karawang Komitmen Tingkatkan Anggaran UMKM, Targetkan Capai Rp13 Miliar di 2027

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:17

JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi

Berita Terbaru