Petani Kutawaluya Resah, Eceng Gondok Hambat Aliran Air ke Sawah

- Penulis

Selasa, 13 Agustus 2024 - 10:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 13 Agustus 2024. Para petani di Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, tengah dilanda keresahan akibat saluran air yang dipenuhi eceng gondok. Tanaman air ini menghambat aliran air yang sangat dibutuhkan untuk mengairi sawah, mengancam keberlangsungan panen di wilayah tersebut.

Permasalahan ini telah berlangsung selama beberapa minggu, membuat para petani semakin khawatir. Tumpukan eceng gondok di titik koordinat Pataruman Nol (0), Desa Kalangsurya, Kecamatan Rengasdengklok, mengakibatkan aliran air tersumbat, sehingga pasokan air ke sawah-sawah menjadi tidak optimal. Para petani takut bahwa jika masalah ini tidak segera diselesaikan, mereka akan mengalami gagal panen.

“Saya sangat cemas dengan situasi ini. Jika air tidak segera dialirkan dengan lancar, sawah kami akan mengering dan hasil panen bisa gagal,” ungkap Wakil Gitong, seorang petani di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para petani mendesak pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan konkret dalam menangani masalah ini. Mereka berharap agar eceng gondok dapat segera diangkat menggunakan alat berat agar aliran air kembali normal.

Baca Juga:  Petani Sungai Buntu dan Gebang Jaya Apresiasi Perbaikan Tanggul Jebol oleh Pemkab Karawang

Seorang petani lainnya menekankan pentingnya kelancaran akses air. “Kami sangat berharap ada tindakan cepat, karena ini sangat mendesak. Air yang mengalir adalah urat nadi pertanian kami,” ujarnya penuh harap.

Warga juga menekankan pentingnya normalisasi saluran air di wilayah Rengasdengklok Pataruman Nol (0), untuk memastikan pasokan air ke sawah-sawah tidak terganggu. Langkah ini dinilai sangat mendesak guna menjaga produktivitas pertanian di daerah tersebut.

“Mudah-mudahan pemerintah segera merespons keluhan kami ini. Kami hanya ingin bisa bertani dengan tenang dan menghasilkan panen yang baik,” tambah petani lainnya.

Para petani berharap masalah ini segera teratasi, sehingga mereka dapat kembali menjalankan aktivitas pertanian dengan lancar dan memperoleh hasil panen yang optimal. [Dadang]

Berita Terkait

Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum
Respons Cepat dan Humanis, Dirut RSUD Jatisari Temui Keluarga Pasien dan Jadikan Evaluasi Pelayanan IGD
DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak
Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana
Forklift Tersangkut di Flyover Bypass Karawang, Lalu Lintas Sempat Tersendat
Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku
APBN untuk Motor Listrik, Bukan Gizi? Ujang Suhana Warning BGN soal Potensi Pemborosan Negara
Berita ini 16 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:23

JKC Gelar Halal Bihalal, Tegaskan Bukan Ormas dan Perkuat Peran Sosial Warga

Senin, 13 April 2026 - 05:06

Viral Rumah Tak Layak Huni di Rengasdengklok, Status Lahan Jadi Kendala, Mr.Kim: Legislator Jangan Tutup Mata

Minggu, 12 April 2026 - 10:25

Sapa Warga Berbasis Budaya, DPRD Jabar Dorong Pelestarian Pencak Silat di Karawang

Sabtu, 11 April 2026 - 09:22

Pipik Taufik Ismail: Legislator Jabar yang Aktif Serap Aspirasi hingga Pelosok Desa

Sabtu, 11 April 2026 - 07:06

BPKB Diduga Hilang di Samsat Karawang, Pelayanan Samsat Disorot Tajam

Sabtu, 11 April 2026 - 06:13

224 PJU Terpasang, DPRD Jabar Pastikan Penerangan Jalan di Karawang Tepat Sasaran

Sabtu, 11 April 2026 - 02:31

Anggota DPRD Karawang Perbaiki Jalan Rusak Gunakan Dana Pribadi

Kamis, 9 April 2026 - 11:03

Ribuan Kupon Berhadiah Motor Dibagikan di HUT ke-19 Laskar NKRI Karawang

Berita Terbaru