Karawang | LintasKarawang.com – Desa Kamojing kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui partisipasinya dalam Lomba Bestari Alam Tingkat Kecamatan Cikampek Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PT Pupuk Kujang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Kegiatan penilaian berlangsung dengan menghadirkan tim juri yang terdiri dari Arif selaku Kepala Bagian TJSL PT Pupuk Kujang serta Sri dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Karawang.
Kehadiran tim juri disambut antusias oleh warga dan pengurus Kelompok Bestari Alam Desa Kamojing yang telah mempersiapkan berbagai program unggulan berbasis pemberdayaan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Kelompok Bestari Alam Desa Kamojing memaparkan sejumlah inovasi dan program lingkungan yang selama ini dijalankan secara gotong royong oleh tim Desa Kamojing yang dipimpin langsung oleh Ketua Kelompok Aef Rohmat Saepudin atau yang akrab disapa Om Betox, didampingi Sekretaris Iwan Kurniawan serta PIC Program Maria Ulfa Sabila.
Partisipasi aktif masyarakat juga terlihat dari keterlibatan para pengurus wilayah, di antaranya Ketua RW 06 Hendra Kusmaya, Ketua RT 13 Ari Rais Ismail, dan Ketua RT 14 Suhaendi yang bersama warga terus menggerakkan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.
Berbagai program unggulan yang dipresentasikan kepada tim juri meliputi pengelolaan sampah berbasis masyarakat, penghijauan lingkungan, pemanfaatan lahan produktif, pengembangan budidaya maggot, renovasi kumbung jamur, hingga edukasi kesehatan dan pencegahan stunting yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Ketua Kelompok Bestari Alam Desa Kamojing, Aef Rohmat Saepudin, menegaskan bahwa capaian yang diraih hingga saat ini merupakan hasil kerja sama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
“Kami tidak hanya fokus pada penilaian lomba, tetapi bagaimana program-program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, dan semangat gotong royong menjadi kekuatan utama kami dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan produktif, harapan kami, apa yang dilakukan warga Kamojing dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lainnya,” ujar Aef.
Tim juri kemudian melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi program untuk melihat implementasi dan dampak nyata yang telah dirasakan warga, selain aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan, penilaian juga mencakup tingkat partisipasi masyarakat, inovasi program, serta keberlanjutan kegiatan yang telah berjalan.
Melalui semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, masyarakat Desa Kamojing berharap Program Bestari Alam tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Partisipasi dalam lomba ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan lingkungan yang berkelanjutan dapat terwujud melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha.
Penulis: Aan Ade Warino
Editor: Dadang A.H













Tinggalkan Balasan