Karawang | Lintaskarawang.com – Tokoh pemuda Cikampek, H. Asdoy, meminta Pemerintah Kabupaten Karawang segera mengambil alih pengelolaan Pasar Cikampek I dari pihak swasta. Menurutnya, sistem build operate transfer (BOT) yang selama ini dijalankan perusahaan pengelola dinilai gagal memberikan kenyamanan dan kesejahteraan bagi para pedagang maupun masyarakat.
H. Asdoy menegaskan, sudah saatnya pengelolaan pasar tradisional strategis seperti Pasar Cikampek I dikembalikan sepenuhnya ke tangan pemerintah daerah agar pengawasan dan pelayanan terhadap pedagang bisa lebih maksimal.
“Kami meminta Pemkab Karawang segera mengambil alih pengelolaan Pasar Cikampek I. Pasar rakyat jangan dikelola dengan orientasi bisnis semata tanpa memperhatikan kondisi pedagang dan fasilitas pasar,” tegas H. Asdoy, Jumat (29/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai, selama dikelola pihak swasta melalui skema BOT, kondisi pasar justru banyak dikeluhkan pedagang. Mulai dari fasilitas yang tidak memadai, kondisi lingkungan pasar yang kurang tertata, hingga persoalan retribusi yang dinilai memberatkan.
Menurutnya, pasar tradisional merupakan urat nadi ekonomi masyarakat kecil yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk menjaga dan mengelolanya secara profesional demi kepentingan rakyat.
“Pasar ini milik masyarakat dan aset daerah. Jangan sampai hanya menguntungkan perusahaan sementara pedagang menanggung beban setiap hari,” ujarnya.
H. Asdoy juga mendukung langkah DPRD Karawang yang mendorong evaluasi menyeluruh terhadap perjanjian kerja sama pengelolaan Pasar Cikampek I dengan pihak perusahaan pengelola.
Ia berharap Pemkab Karawang tidak lagi bersikap pasif dan segera mengambil keputusan tegas demi menyelamatkan pasar tradisional serta melindungi para pedagang kecil.
“Kami tegas menolak pengelolaan pasar oleh perusahaan swasta apabila hanya menimbulkan persoalan berkepanjangan. Kembalikan pengelolaan Pasar Cikampek I kepada Pemkab Karawang,” pungkasnya.













Tinggalkan Balasan