Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Ketua Forum Aktivis Karawang, Nurdin Syam, menegaskan bahwa gerakan penolakan rakyat terhadap masuknya oligarki ke kampung-kampung semakin meluas. Menurut pria yang akrab disapa Mr. Kim itu, kehadiran kekuatan modal besar yang menguasai sektor perdagangan dan usaha rakyat dinilai dapat mengancam keberlangsungan usaha tradisional masyarakat kecil.

“Rakyat bergerak bersatu tidak bisa dikalahkan. Kami melihat sendiri bagaimana usaha kecil masyarakat mulai tergerus ketika oligarki bebas masuk tanpa memperhatikan nasib pedagang tradisional,” tegasnya kepada awak media, pada Jum’at (29/5/2026).

Forum Aktivis Karawang bersama sejumlah elemen masyarakat terus menyuarakan perlawanan terhadap kebijakan dan praktik ekonomi yang dianggap hanya menguntungkan segelintir kelompok besar. Berbagai dokumentasi dan aksi penolakan masyarakat di sejumlah wilayah disebut menjadi bukti bahwa keresahan rakyat semakin nyata.

Menurut Mr. Kim, masyarakat tidak boleh tinggal diam ketika regulasi dinilai lebih berpihak kepada pemodal besar dibanding kepentingan rakyat kecil. Ia menilai, apabila oligarki dibiarkan bebas menguasai sektor ekonomi rakyat tanpa pengawasan yang berpihak kepada masyarakat, dampaknya akan dirasakan langsung oleh pelaku usaha tradisional, pedagang kecil, hingga masyarakat akar rumput.

“Diam tertindas atau bangkit melawan. Ketika rakyat dipinggirkan, maka rakyat akan bergerak untuk menggugat,” ujarnya.

Forum Aktivis Karawang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersatu menjaga kedaulatan ekonomi rakyat, memperkuat usaha tradisional, serta mengawal kebijakan pemerintah agar tidak merugikan masyarakat kecil.

Gerakan penolakan tersebut disebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan ekonomi kerakyatan agar kampung-kampung tetap hidup dengan usaha mandiri masyarakat dan tidak dikuasai kepentingan oligarki. (LK)

Berita Terkait

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41

Direktur CV. Pakar Bangunan Konstruksi,Nurhali Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong dan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35

Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:48

Puji Gerak Cepat Bupati Karawang, Ketua Pembina KIS Esther Tan Apresiasi Penanganan Kasus Karmila

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:15

Langkah Cepat Pemkab Karawang Atasi Kendala Sekolah Ananda Karmila, Tuai Apresiasi dari PSI dan Komunitas KIS

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:13

Desa Payungsari Sukses Laksanakan Penetapan Calon Anggota BPD 2026 – 2034 Sesuai Perbup Karawang No.24 Tahun 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:23

Pendidikan politik repdem Karawang jadi momentum Perkuat solidaritas dan mantapkan barisan hadapi tantangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:14

Peduli Kesehatan Masayarakat, RSUD Jatisari Buka Stand Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat Di Gebyar Paten Kecamatan Jatisari

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:51

Masyarakat Dusun Bojong Karya II Didorong Kelola Limbah Organik Jadi Eco Enzym dan Komposter Oleh Mahasiswa KKN UBP Karawang.

Berita Terbaru