Begal Kembali Beraksi di Kutawaluya, Pemdes Sampalan Bergerak Dampingi Korban

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Aksi pembegalan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang. Seorang warga Desa Sampalan bernama Endang menjadi korban tindak kriminal saat hendak berbelanja ke pasar pada Kamis dini hari (21/05/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di depan kantor Kecamatan Kutawaluya. Korban yang hendak berangkat berbelanja diduga dipepet oleh pelaku begal hingga menjadi sasaran aksi kriminal. Sepeda motor Honda Beat Street berwarna hitam milik korban berhasil dibawa kabur, bersama sejumlah uang tunai yang turut digasak pelaku.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pemerintah Desa Sampalan bergerak cepat. Melalui Ketua RW Karman bersama RT setempat, pihak desa mendatangi rumah korban untuk memberikan pendampingan sekaligus memastikan proses pelaporan berjalan dengan baik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Kamis siang (21/05/2026), korban didampingi aparat lingkungan langsung dibawa ke Polsek Rengasdengklok guna membuat laporan resmi terkait aksi pembegalan yang dialaminya.

Baca Juga:  Anggota Kepolisian Jadi Korban Begal di Pasirlimus Bekasi

Kepala Desa Sampalan, Jamaludin, mengaku prihatin atas peristiwa tersebut. Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas pada jam rawan, khususnya dini hari.

“Keamanan lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat dan pemerintah di wilayah Kecamatan Kutawaluya untuk bersama-sama menjaga keamanan agar tindak kriminal seperti ini tidak kembali terjadi,” ujarnya.

Jamaludin juga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan menemukan kembali kendaraan milik korban. Menurutnya, meningkatnya kewaspadaan masyarakat serta penguatan keamanan wilayah menjadi langkah penting untuk mencegah aksi kriminal jalanan yang meresahkan warga.

Peristiwa pembegalan ini pun menjadi perbincangan masyarakat sekitar. Warga berharap adanya patroli rutin di titik-titik sepi dan rawan kejahatan, terutama pada jam dini hari ketika aktivitas warga menuju pasar mulai meningkat.

Penulis : Wahid

Berita Terkait

Dapur Yayasan Albagdadi Sajikan Menu MBG Berkualitas untuk Siswa SMK PGRI 3 Karawang
Siswa SMPN 1 Rengasdengklok Antusias Ikuti Program MBG‎
Open House Perumahan GKW Pererat Silaturahmi Warga di Waringin Jaya
HUT ke-19 Laskar NKRI Bagi-Bagi Kupon dan Santuni Anak Yatim di Situ Cipule
PEGUNUNGAN SANGGABUANA DIPROSES JADI TAHURA, APA BEDANYA DENGAN TAMAN NASIONAL?
DPRD Karawang Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan yang Merata dan Berkelanjutan
Musrenbang RKPD Karawang 2027 Tekankan Kolaborasi dan Optimalisasi Potensi Daerah
Dugaan Pelecehan Seksual di SMAN 1 Cibuaya Picu Kemarahan, GMPI Desak Proses Hukum Tanpa Kompromi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:50

Karang Taruna Karawang Matangkan Empat Agenda Strategis 2026, Fokus Konsolidasi hingga Regenerasi Organisasi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:47

Polsek Purwasari Bersama Forkopimcam Panen Jagung Hibrida, Perkuat Ketahanan Pangan di Karawang

Senin, 11 Mei 2026 - 14:12

KWT Mbah Cipto di Telukjambe Jadi Percontohan Urban Farming, Produksi Ribuan Sayuran hingga Edukasi Anak

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:04

Aep Syaepuloh Bahagia Ikuti Kirab Mahkota Binokasih, Tunggangi Kuda dan Sapa Ribuan Warga Karawang

Minggu, 10 Mei 2026 - 03:48

Karawang Bergemuruh, Ribuan Warga Sambut Kirab Mahkota Binokasih hingga Larut Malam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:20

Aep-KDM Tampil Berdampingan di Kirab Binokasih, Ribuan Warga Karawang Histeris

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:26

Karawang Jadi Tuan Rumah Kirab Budaya Tatar Sunda, Polres Siaga Amankan Jalur dan Antisipasi Macet

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:44

Delapan Warga Karawang Dipulangkan dari Perkebunan Tebu OKI, Diduga Jadi Korban Eksploitasi Kerja

Berita Terbaru