Karawang | Lintaskarawang.com – Karang Taruna Desa Wanasari bersama masyarakat menggelar audiensi terkait penutupan aktivitas galian milik PT TKH pada Rabu (20/05/26).
Dalam pertemuan tersebut, warga meminta agar aktivitas galian segera dibuka kembali karena dinilai berdampak pada mata pencaharian masyarakat sekitar.
Ketua Karang Taruna Wanasari, Dede Wikma Kus Tanto, mengatakan masyarakat berharap ada kepastian dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai operasional galian tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada intinya masyarakat ingin aktivitas galian segera dibuka kembali supaya warga bisa kembali bekerja dan beraktivitas seperti biasa,” ujar Dede saat diwawancarai usai audiensi.
Menurutnya, penutupan aktivitas galian membuat banyak warga kesulitan ekonomi, terutama pekerja harian yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas di lokasi tersebut.
Ia menambahkan, masyarakat tidak ingin proses penutupan berlangsung terlalu lama karena berdampak langsung terhadap kebutuhan hidup warga.
“Kami ingin dalam waktu dekat ini ada keputusan agar aktivitas bisa dibuka kembali. Kalau memang tidak ada izin atau belum dibuka juga setelah audiensi ini, kami akan melakukan aksi lanjutan,” katanya.
Dede menjelaskan hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi yang dihasilkan dalam audiensi tersebut. Pihaknya masih menunggu informasi lanjutan dari pihak terkait mengenai hasil pembahasan dan tindak lanjut persoalan tersebut.
“Belum ada perjanjian. Kami masih menunggu informasi dari mereka. Kalau belum ada kejelasan juga, kemungkinan kami akan kembali bersurat,” ucapnya.
Audiensi tersebut berlangsung dengan dihadiri perwakilan masyarakat dan pihak terkait guna mencari solusi atas polemik penutupan aktivitas galian yang terjadi di wilayah Desa Wanasari, Kabupaten Karawang. (Red)













Tinggalkan Balasan