Ancaman Hama dan El Nino, Karawang Turun Tangan Kendalikan Produksi Padi

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 06:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Gerakan pengendalian hama penggerek batang padi secara serentak digelar di Desa Sekarwangi, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Selasa (21/04/26) pagi.

Kegiatan ini diinisiasi Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, sebagai langkah strategis menjaga produktivitas padi di tengah ancaman hama dan perubahan iklim.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Direktur Ketahanan Pangan Jawa Barat, Kepala Dinas Pertanian Jawa Barat, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang Drs. Rohman, M.Si, anggota DPRD Karawang H. Karsim, Camat Rawamerta Dadan Nurdiansyah, S.IP., M.Kesos., Kepala Desa Sekarwangi Karta, unsur TNI-Polri, serta para kelompok tani setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerakan ini dilakukan sebagai upaya pengendalian hama penggerek batang padi yang dinilai menjadi salah satu ancaman utama bagi produksi pertanian. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi respons terhadap potensi dampak fenomena El Nino yang dapat memengaruhi hasil panen.

Kegiatan berlangsung di wilayah Poktan Tani Makmur, Desa Sekarwangi, Kecamatan Rawamerta salah satu daerah sentra pertanian di Karawang yang sangat bergantung pada sektor pertanian.

Pengendalian dilakukan secara serentak dengan melibatkan petani agar pola tanam dan pengendalian hama bisa dilakukan secara terpadu. Pemerintah juga mendorong petani untuk menanam padi secara bersamaan guna menekan perkembangan hama.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Rohman, menegaskan pentingnya kekompakan petani dalam pola tanam.

“Kabupaten Karawang memiliki target produksi 1,4 juta ton dan hari ini diproyeksikan mencapai 1,41 juta ton. Kami menghimbau para petani untuk menanam padi secara serentak agar pengendalian hama tidak membludak,” ujarnya.

Sementara itu, anggota DPRD Karawang, H. Karsim, menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur pertanian dan pengendalian hama.

Baca Juga:  Dikepung Massa GMPI! DPRD Karawang Didesak Buka-bukaan Soal Parkir dan Pokir

“Musuh utama petani adalah penggerek batang, kupu-kupu, dan tikus. Kita harus kompak dalam bercocok tanam. Jangan sampai pertanian terbengkalai. Selain itu, penggunaan material turap juga harus diperhatikan agar tidak menjadi sarang tikus,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa persoalan saluran air dan eceng gondok menjadi beban tersendiri bagi petani yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

“persoalan saluran air dan eceng gondok menjadi beban tersendiri bagi petani yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.” Tambahnya.

Ir. R. Nungke Rochjatti, M.P., Kepala BPTPH Provinsi Jawa Barat, menyampaikan harapannya agar kegiatan yang dilaksanakan dapat membawa dampak positif bagi semua pihak, terutama dalam mendukung kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Karawang.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, khususnya bagi sektor pertanian di Kabupaten Karawang,” ujar Ir. R. Nungke Rochjatti, M.P., Kepala BPTPH Provinsi Jawa Barat.

Di sisi lain, Direktur Ketahanan Pangan Jawa Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini relevan dengan kondisi saat ini, terutama dalam menghadapi ancaman iklim.

“Dalam menghadapi El Nino, kegiatan ini sangat tepat, semoga upaya pengendalian penggerek batang padi ini dapat mendukung keberhasilan panen dan memperkuat swasembada pangan,” ujarnya.

Melalui gerakan ini, diharapkan produktivitas pertanian di Karawang tetap terjaga bahkan meningkat. Selain itu, sinergi antara pemerintah dan petani dinilai menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

Kegiatan ditutup dengan harapan bersama agar langkah yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian, khususnya di Kabupaten Karawang yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional.

Penulis: Wahid

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Bupati Karawang Sidak Tempat Hiburan Malam, Temukan Sejumlah Pelanggaran Perizinan
Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta
Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah
Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan
HUT ke-58, H. Tulus Widodo Tebar Kepedulian untuk Ribuan Warga dan Anak Yatim di Karawang
Aksi May Day di Karawang Memanas, Massa Bakar Ban dan Aksi di Pemda
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:27

Pemkab Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:00

Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:55

Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:52

Bayar PBB-P2 Kini Lebih Mudah, Warga Karawang Tak Perlu Antre Lagi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:31

Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:40

Dugaan Honor Aparatur Lingkungan Belum Dibayar, Pemerintahan Desa Mulyajaya Jadi Sorotan

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:04

Aep Syaepuloh Bahagia Ikuti Kirab Mahkota Binokasih, Tunggangi Kuda dan Sapa Ribuan Warga Karawang

Berita Terbaru