Dugaan Pelecehan Seksual di SMAN 1 Cibuaya Picu Kemarahan, GMPI Desak Proses Hukum Tanpa Kompromi

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 13:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bunda Ani Kepala Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Ormas DPP GMPI

Bunda Ani Kepala Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Ormas DPP GMPI

Karawang | Lintaskarawang.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Karawang kembali tercoreng oleh dugaan tindakan tak bermoral yang dilakukan oleh oknum pendidik. Seorang guru berinisial K yang mengajar di SMA Negeri 1 Cibuaya, Kecamatan Cibuaya, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswinya sendiri yang berinisial NA.

Peristiwa ini sontak memicu kemarahan keluarga korban. Tidak tinggal diam, pihak keluarga langsung mendatangi sekolah tempat pelaku mengajar pada Selasa (07/04/2026) guna meminta klarifikasi sekaligus menuntut pertanggungjawaban atas dugaan perbuatan bejat tersebut.

Kedatangan keluarga korban menjadi bentuk kekecewaan mendalam terhadap institusi pendidikan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi para siswa, bukan justru menjadi ruang yang membuka peluang terjadinya tindakan asusila oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan, khususnya di Karawang. Kepercayaan masyarakat terhadap tenaga pendidik kini kembali dipertanyakan, menyusul maraknya dugaan kasus serupa yang melibatkan oknum guru di berbagai daerah.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Ormas DPP GMPI yang dikenal dengan sebutan Bunda Ani, mengutuk keras tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum guru tersebut.

Baca Juga:  GMPI Rayakan Anniversary ke-4 dengan Pagelaran Wayang Golek di Rengasdengklok

Ia menegaskan bahwa tindakan pelecehan seksual terhadap siswa merupakan kejahatan serius yang tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun, terlebih dilakukan oleh seorang pendidik yang seharusnya menjadi teladan.

“Ini adalah perbuatan keji dan tidak berperikemanusiaan. Kami mengutuk keras tindakan tersebut. Tidak boleh ada ruang untuk penyelesaian secara damai dalam kasus seperti ini,” tegas Bunda Ani pada Rabu (8/4/2026).

Lebih lanjut, ia mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan dan memproses pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku tanpa tebang pilih, demi memberikan efek jera serta keadilan bagi korban.

Bunda Ani juga mengingatkan agar pihak sekolah tidak mencoba menutup-nutupi kasus ini. Transparansi dan keberpihakan kepada korban menjadi hal mutlak yang harus dikedepankan dalam penanganan kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

Kasus ini diharapkan menjadi momentum bagi semua pihak, baik pemerintah, sekolah, maupun masyarakat, untuk memperkuat sistem perlindungan terhadap anak dan memastikan bahwa lingkungan pendidikan benar-benar menjadi tempat yang aman, bermartabat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual. (LK)

Berita Terkait

Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang
Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B
Diduga Disunat, Bantuan Bibit Padi di Rengasdengklok Malah Jadi Beras
Dugaan Abuse of Power Menguat, LBH Laskar NKRI Laporkan Kades Sumurkondang ke Bupati
Skandal Ponpes Terbongkar, Dugaan Pencabulan Santriwati Picu Amarah Warga
Tragedi Rel Bekasi Timur: KRL Ringsek Usai Ditabrak Argo Bromo Anggrek dari Belakang
Reklame di Tiang Listrik Picu Polemik, PLN Karawang Turun Tangan Tindaklanjuti Aduan Warga
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 06:09

Maju di Pilkades Rengasdengklok Selatan, Aka Prioritaskan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:40

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:50

‎Karang Taruna Wanasari dan Warga Audiensi, Desak PT TKH Buka Kembali Aktivitas Galian

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:50

Karang Taruna Karawang Matangkan Empat Agenda Strategis 2026, Fokus Konsolidasi hingga Regenerasi Organisasi

Berita Terbaru