SPPG Desa Sarijaya Salurkan 2.768 Porsi MBG, Komposisi Menu Siswa SMA Dipertanyakan

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintaskarawang.com | Temuan lapangan menunjukkan bahwa menu yang diberikan kepada para pelajar dan pengajar terdiri dari empat komponen utama yang dinilai janggal untuk kategori tingkat SMA. Komposisi tersebut meliputi satu butir telur ayam, satu kotak susu kemasan ukuran 110 ml, satu bungkus roti, juga satu buah apel.

Angga, selaku Asisten Lapangan program MBG di lokasi dapur Desa Sarijaya, memberikan penjelasan mengenai klasifikasi porsi yang diterapkan. Menurutnya, terdapat pembagian kategori yakni P1 untuk tingkat TK hingga SD kelas 3, sementara kategori P2 diperuntukkan bagi siswa kelas 4 SD hingga jenjang SMA. Meski demikian, Angga membenarkan bahwa empat jenis menu itulah yang disalurkan kepada SMAN 1 Tirtajaya.

“Menu porsi itu berbeda beda ada dua kategori yang biasa disebut P1 dan P2, mulai dari TK sampai SD kelas 3 itu masuk dalam P1 lalu Kelas 4 sampai jenjang berikutnya masuknya P2 termasuk Posyandu,Ya benar 4 jenis porsi menu yang di salurkan ke SMA 1 Tirtajaya berasal dari dapur ini,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi mengenai rincian harga satuan dari setiap komponen makanan tersebut, Angga mengaku tidak mengetahui secara pasti nilai anggaran per itemnya. Namun, ia menyebutkan satu pengecualian terkait harga roti kemasan produk UMKM yang disajikan, yakni senilai Rp 4.000 per bungkus. Ketidak tahuan mengenai rincian harga sisa komponen lainnya menimbulkan pertanyaan terkait transparansi pengelolaan anggaran.

“Untuk harga nominal satuan menu saya tidak tau, itu bidangnya Kepala Dapur,kecuali Roti bungkus harga satuanya Rp 4.000,karena itu produk UMKM,”tambahnya.

Guna mendapatkan klarifikasi lebih mendalam mengenai standar gizi dan prosedur penyajian menu, awak media berupaya menemui Kepala Dapur, Sahid. Namun, upaya konfirmasi tersebut belum membuahkan hasil. Informasi dari pihak di lokasi menyatakan bahwa yang bersangkutan sedang dalam kondisi badanya kurang sehat sehingga tidak dapat memberikan keterangan resmi.

Baca Juga:  Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Karawang Ancam Laporkan Dugaan Intimidasi Wartawan Terkait Video MBG

Lebih lanjut, Angga mengungkapkan bahwa seluruh pasokan bahan baku atau menu porsi tersebut berasal dari supplier yang merupakan mitra koperasi di wilayah Cibuaya. Dalam keterangannya, ia menyebutkan nama Ishal sebagai pihak yang terlibat dalam rantai pasok distribusi logistik program MBG untuk wilayah koordinasi mereka di Desa Sarijaya.

“Menu porsi makanan kita ngambilnya di Koperasi daerah Cibuaya yang mana nantinya di distribusikan ke dapur kami,mitra juga H.Ishal,” ujarnya.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sarijaya sendiri mengemban tanggung jawab yang cukup besar dalam distribusi program ini. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Awak Media SPPG tersebut menyalurkan total 2.768 porsi makanan setiap harinya. Cakupan distribusinya meliputi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), bahkan menjangkau kebutuhan di tingkat Posyandu.

Kejanggalan pada menu salah satu lembaga pindidik tingkat SMA di wilayah Kecamatan Tirtajaya ini memicu kekhawatiran mengenai efektivitas pemenuhan gizi bagi pelajar usia remaja. Pemberian satu butir telur ayam ,satu buah apel, satu kotak susu kecil (110 ml),dan satu bungkus roti dinilai belum ideal jika disandingkan dengan target harga porsi dari pemerintah, yang mana tujuan tentunya untuk meningkatkan standar kesehatan dan kecerdasan siswa melalui asupan protein dan nutrisi yang cukup.

Menindaklanjuti temuan ini, akan melakukan upaya konfirmasi lanjutan secara terjadwal kepada Kepala Dapur SPPG Desa Sarijaya guna mendapatkan penjelasan teknis yang komprehensif. Pasalnya, saat peninjauan langsung ke lokasi dapur, baik Kepala Dapur maup

(LK)

Berita Terkait

Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor
BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut
Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik
Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang
Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi
Aktivitas Pengurugan di Lahan LP2B Masih Berjalan, Ketegasan Satpol PP Karawang Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:27

Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:59

Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:58

Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:07

Tasyakuran Milad Karang Taruna Guruh Raja Gumilang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Persatuan Pemuda

Senin, 29 Juni 2026 - 09:09

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Telukbango, Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak untuk Masyarakat.

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:01

Serap Aspirasi Warga Rengasdengklok, Pipik Taufik Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak Nyata

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:47

NOBAR JUARA Gairahkan Ekonomi Karawang, Pemkab Bidik Transaksi UMKM Tembus Rp1 Miliar Selama Piala Dunia 2026

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:38

Dewan Pakar angkat Bicara: Hilangnya Anggota Karang Taruna Tamelang Jadi Demokrasi

Berita Terbaru