Kasus Siswa SD Diduga Bunuh Diri, Karang Taruna Karawang Dorong Gerakan Peduli Perlengkapan Sekolah

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Insiden meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga bunuh diri dan dikaitkan dengan keterbatasan perlengkapan sekolah, menuai perhatian luas dari publik nasional.

Peristiwa tersebut memicu keprihatinan berbagai pihak terhadap kondisi sosial dan dukungan kebutuhan dasar pendidikan anak.

‎Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dhani Sudirman, mengajak seluruh jajaran dan warga Karang Taruna di wilayahnya untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar, khususnya terkait kebutuhan sekolah anak-anak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Dhani menegaskan pentingnya peran organisasi kepemudaan dalam melakukan pemantauan sosial serta membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama siswa dari keluarga kurang mampu.

‎‎“Kami mengajak seluruh pengurus dan warga Karang Taruna Kabupaten Karawang untuk memperhatikan kebutuhan dasar sekolah anak-anak, mulai dari buku tulis, pulpen, hingga perlengkapan lainnya. Jangan sampai ada kejadian serupa terjadi di Karawang yang kita cintai,” ujar Dhani dalam keterangannya, Rabu (5/2).

Baca Juga:  Dugaan Perbuatan Mesum Oknum Camat dan Bidan THL Hebohkan Karawang, Aktivis: Segera Klarifikasi

‎‎Ia juga mendorong adanya gerakan bersama di tingkat desa dan kelurahan untuk melakukan monitoring serta pendataan anak-anak yang membutuhkan bantuan perlengkapan sekolah. Menurutnya, langkah cepat dan kepedulian lingkungan dapat menjadi kunci pencegahan persoalan sosial yang lebih besar.

‎“Karang Taruna harus hadir di tengah masyarakat. Kami instruksikan seluruh jajaran untuk bergerak bersama membantu anak-anak sebagai generasi masa depan bangsa,” katanya.

‎‎Dhani menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah, serta unsur masyarakat diperlukan agar bantuan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.

‎Karang Taruna Karawang berencana mendorong program kepedulian pendidikan berbasis komunitas sebagai bentuk respons atas meningkatnya perhatian publik terhadap kesejahteraan dan kesehatan mental anak.

‎Bagi masyarakat yang melihat tanda-tanda tekanan emosional berat pada anak atau remaja, para ahli menyarankan agar segera berkoordinasi dengan keluarga, pihak sekolah, tenaga kesehatan, atau layanan konseling terdekat untuk mendapatkan pendampingan profesional.

 

‎(ripai)

Berita Terkait

Polsek Rengasdengklok Bergerak Cepat Tangani Kasus Bocah Tenggelam di Saluran Irigasi Desa Dewisari
Tawuran Pelajar di Klari Kembali Makan Korban, Lima Jari Siswa Putus Jadi Alarm Darurat Kekerasan Remaja
Selidiki Penyebab Kematian, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Kampung sawah
Kebakaran Hebat Hanguskan Belasan Lapak Palet di Jalur Pantura Waringinjaya, Lalu Lintas Lumpuh Total
Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, Holywings Karawang Ditutup Sementara oleh Satpol PP
Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang
Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Jumat, 4 September 2026 - 06:26

Dugaan Penyimpangan BUMDes dan BLT Dana Desa Mencuat di Desa Gombongsari, Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:56

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22

Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru