Banjir Parah Rendam Dusun Sumedangan Purwadana, Warga Terjebak Tanpa Listrik dan Air Bersih

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 02:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, | Lintaskarawang.com Derasnya hujan yang mengguyur wilayah Karawang dalam beberapa hari terakhir membawa petaka bagi warga Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur. Luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet menggenangi permukiman, memaksa warga menghadapi malam-malam panjang tanpa listrik, tanpa air bersih, dan penuh kecemasan.

Air bah terus merangkak naik, merendam rumah-rumah warga hingga melumpuhkan aktivitas sehari-hari. Salah satu rumah yang terdampak adalah milik Lukman N Iraz, tokoh pemuda setempat yang juga Ketua Pemuda Panca Marga serta Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi AMKI Kabupaten Karawang.

“Air terus naik, dan sekarang listrik sudah padam. Lampu penerangan mati total,” ujar Lukman dengan nada cemas, Minggu (18/1/2026) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padamnya listrik memperparah situasi. Saat malam tiba, warga hanya mengandalkan cahaya seadanya, sementara genangan air kian meninggi. Lebih memprihatinkan lagi, banjir juga memutus akses warga terhadap air bersih.

“Kami kesulitan air bersih untuk keperluan sanitasi. Saat ini hanya di kantor Desa Purwadana yang masih bisa dimanfaatkan,” katanya.

Baca Juga:  L2PD: Penanganan Perkara Aktivis Lingkungan di Karawang Harus Berimbang, Dugaan Limbah B3 Jangan Diabaikan

Di tengah kondisi darurat tersebut, wilayah Sumedangan disebut menjadi salah satu titik paling mengkhawatirkan. Banyak balita dan kelompok rentan terdampak banjir, sementara fasilitas penunjang keselamatan masih sangat terbatas.

“Sumedangan sangat membutuhkan genset dan tenda pengungsian. Di sana banyak balita, mereka paling rentan,” ungkap Lukman.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang telah menurunkan tim evakuasi ke lokasi terdampak.

Upaya penanganan darurat turut melibatkan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI), serta Rescue Karang Taruna untuk membantu evakuasi dan pendampingan warga.

Namun, di tengah upaya tersebut, derita warga Purwadana masih belum usai. Genangan air yang belum surut, keterbatasan logistik, serta ancaman penyakit pascabanjir menjadi bayang-bayang yang menghantui.

Warga berharap uluran tangan dan perhatian serius dari berbagai pihak, sebelum banjir ini merenggut lebih banyak harapan.

(Fitry)

Berita Terkait

14 Tahun Menjadi Sekdes, Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan: Mengabdi dengan Hati untuk Desa
GOR Disdikpora Berubah Jadi Gudang Alat Kesenian, Terbengkalai dan Terasa Angker
Kabid SDA PUPR Karawang Sulit Dihubungi, Layakkah Disebut Pelayan Publik?
Ribuan Warga Waringinjaya Meriahkan HUT RI ke-81, GRC 1 & 2 Gelar Karnaval hingga Gerak Jalan Santai
Reses III Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin Serap Aspirasi Warga Perumahan Niera Palumbonsari
Dukungan Menguat, Ade Santi Resmi Daftar sebagai Calon PAW Kepala Desa Gempol Sari
Dion Surya Sukanda Nomor Urut 2 Menangkan Pemilihan Anggota BPD Karyasari dengan 36 Suara
Peringatan Keras Tim PAW Ade Santi, Mr. Kim: Panitia Diminta Jaga Independensi Pemilihan PAW Kades Gempolsari
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:54

Mentan Sidak Pompanisasi di Karawang, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Petani

Selasa, 1 September 2026 - 06:47

Hadiah Cinta untuk Orang Tua, Wabup Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Klari

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:52

Bawa Aspirasi Petani ke Menteri Pertanian, Ade Golun PJT II Rengasdengklok Sampaikan Keluhan Irigasi yang Dikeluhkan Warga

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:50

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:20

Saluran Irigasi Tersumbat Parah, 1.800 Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air, Alat Berat Mulai Diterjunkan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15

Mobil Anggota DPRD Karawang Dikepung 10 Orang Mengaku Debt Collector, Diduga Ada Intimidasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:18

Berkas Aset BUMDes Sindangmulya Diduga Raib, BPD Soroti Transparansi dan Pertanyakan Pembentukan Direktur Baru

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:21

Sinergi Membumi untuk Pendidikan Karawang: Program “Lapor Kang Cucu” Jalin Kolaborasi Strategis dengan Pesantren Lestari Alam Qurani

Berita Terbaru