Geger!!, Ketua DPC PPWI Karawang Dikejar Preman Saat Investigasi Gudang Oplos Gas LPG

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Momen mencekam dialami Ketua DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Karawang, DJ Kopi. Ia nyaris menjadi korban setelah diduga dikejar dua pria saat melakukan investigasi dugaan pengoplosan gas LPG di Kabupaten Karawang, pada Sabtu 17 Januari 2026.

Peristiwa itu terjadi ketika DJ Kopi tengah mengambil gambar sebuah gudang yang dicurigai menjadi lokasi aktivitas ilegal pengoplosan gas LPG. Namun belum lama mengabadikan gambar, situasi berubah tegang.

“Tiba-tiba ada dua orang pria naik motor datang dan langsung mengejar saya,” kata DJ Kopi kepada awak media usai kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

DJ mengaku awalnya hanya berniat mendokumentasikan lokasi untuk kepentingan laporan. Namun, keberadaannya rupanya terpantau. Kedua pria tersebut terus membuntuti dengan jarak dekat.

“Jadi saya mendapatkan laporan pengaduan dari warga sekitar soal keberadaan gudang diduga tempat oplos gas subsidi,” ujar DJ.

Merasa terancam, DJ Kopi langsung berlari meninggalkan area gudang. Kejar-kejaran pun terjadi. Dalam kondisi panik, ia berusaha mencari tempat aman di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Kementerian Komunikasi dan Digital Raih Peringkat Pertama SPBE dengan Predikat Memuaskan

“Saya fokus menyelamatkan diri. Mereka terus mengikuti dari belakang,” ujarnya.

Beruntung, DJ melihat sebuah pabrik yang tak jauh dari lokasi. Ia langsung masuk ke area tersebut dan meminta pertolongan. Seorang sekuriti yang berjaga kemudian mengamankannya hingga situasi dinilai kondusif.

“Saya diselamatkan oleh sekuriti pabrik. Kalau tidak, saya tidak tahu apa yang akan terjadi,” tutur DJ.

DJ menilai peristiwa tersebut sebagai bentuk intimidasi terhadap aktivitas investigasi yang dilakukan pewarta warga. Menurutnya, dugaan pengoplosan gas LPG bukan persoalan sepele karena menyangkut keselamatan masyarakat dan kerugian negara.

“Gas oplosan sangat berbahaya. Bisa meledak dan merugikan warga. Kami hanya menjalankan fungsi kontrol sosial,” tegasnya.

Iapun berharap aparat penegak hukum segera turun tangan mengusut dugaan praktik pengoplosan gas LPG di Purwasari, sekaligus memberi perlindungan kepada jurnalis dan pewarta warga di lapangan.

“Kami minta kasus ini diseriusi dan tidak ada lagi intimidasi terhadap pewarta,” pungkas DJ Kopi.

(Fitry)

Berita Terkait

Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga
Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande
Viral Ancam Gorok Wartawan, Ken Ken Diamankan dan Dilimpahkan ke Polresta Tangerang
Diduga Abaikan Kepatuhan Perizinan, PT. Raja Jeva Nisi Disorot Keras: Bangun Gudang Baru Tanpa PBG dan Belum Kantongi SLF
Merasa Dirugikan, Konsumen Kartika Residence Gandeng LBH Lintas Buana Nusantara untuk Tempuh Jalur Hukum
Identitas Pelajar yang Tewas di Bantaran Citarum Terungkap, Polisi Temukan Luka di Leher
Sesosok Mayat Diduga Remaja Ditemukan Tersungkur di Bantaran Citarum Karawang
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Senin, 11 Mei 2026 - 04:12

KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:43

Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:13

Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:10

HUT ke-58, H. Tulus Widodo Tebar Kepedulian untuk Ribuan Warga dan Anak Yatim di Karawang

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05

Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:51

Aksi May Day di Karawang Memanas, Massa Bakar Ban dan Aksi di Pemda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:17

Hak Jawab Yayasan Pangan Lestari Nusantara: Dapur SPPG Kemiri Belum Beroperasi, Peluang UMKM Tetap Terbuka

Berita Terbaru