Kadisnaker Karawang Bantah Gunakan Dana APBD, Ketua DPRD Tekankan Pentingnya Klarifikasi Publik

- Penulis

Sabtu, 1 November 2025 - 13:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., S.H., M.H., menanggapi serius polemik kunjungan kerja (kunker) Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang bersama Dewan Pengupahan Daerah ke Bali yang menuai sorotan publik.

Saat ditemui redaksi Lintas Karawang di kediamannya pada Sabtu sore (1/11/2025), Endang Sodikin menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah awal untuk menindaklanjuti isu tersebut. Ia menyampaikan bahwa dirinya langsung menghubungi Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang, Rosmalia Dewi, S.H., M.H., guna meminta klarifikasi resmi.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Ibu Kadisnaker dan menyampaikan agar segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik terkait pemberitaan yang berkembang. Ini penting untuk menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat,” ujar Endang Sodikin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam komunikasi tersebut, Rosmalia Dewi menjelaskan bahwa biaya kunjungan kerja ke Bali tidak menggunakan dana APBD, melainkan berasal dari uang pribadi atau hasil patungan peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut.

Sebelumnya, langkah Disnakertrans Karawang yang melakukan kunjungan kerja bersama Dewan Pengupahan Daerah ke Bali menuai kritik keras dari publik dan berbagai kalangan. Kegiatan tersebut dinilai tidak mencerminkan kepekaan terhadap situasi daerah yang sedang menghadapi berbagai persoalan ketenagakerjaan.

Kritik juga menguat karena kegiatan itu dilakukan di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Karawang yang sedang menggaungkan efisiensi anggaran di berbagai sektor. Lokasi kunjungan yang identik dengan destinasi wisata menimbulkan kesan kurang tepat waktu dan tempat.

Baca Juga:  Mahasiswa Indonesia Raih Prestasi Gemilang di International Mathematics Competition 2024

Menanggapi situasi tersebut, Ketua DPRD memastikan bahwa lembaganya akan tetap melakukan pembahasan secara mendalam dengan Disnakertrans Karawang. Namun, jadwal RDP yang semula direncanakan pada Selasa, 4 November 2025, diputuskan untuk di-reschedule (dijadwal ulang) agar pembahasan dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan melibatkan semua pihak terkait.

“RDP ini tetap akan kita laksanakan. Hanya saja, waktunya dijadwal ulang agar forum nanti bisa lebih efektif dan menghadirkan pihak-pihak yang relevan. Kami ingin semua persoalan diselesaikan secara terang benderang,” tegas Endang Sodikin.

Ia menambahkan bahwa DPRD Karawang berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan dengan objektif dan transparan, tanpa mengesampingkan asas keadilan bagi semua pihak.

“Kami ingin memastikan setiap kebijakan dan kegiatan perangkat daerah tetap dalam koridor aturan, etika, dan kepatutan publik. Klarifikasi terbuka ini penting agar tidak muncul persepsi yang menyesatkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Karawang, Rosmalia Dewi, S.H., M.H., saat dikonfirmasi secara terpisah oleh redaksi Lintas Karawang, menegaskan bahwa kegiatan kunjungan kerja tersebut memiliki tujuan pembinaan dan koordinasi antar-dewan pengupahan daerah, bukan semata kegiatan rekreasional.

“Kegiatan itu murni dalam rangka peningkatan koordinasi dan pembelajaran kebijakan ketenagakerjaan. Kami sudah jelaskan bahwa tidak ada penggunaan anggaran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut,” terang Rosmalia Dewi.

(LK)

 

Berita Terkait

Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Berita ini 23 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:12

GMPI Rengasdengklok Selatan Pertanyakan Mekanisme Pembagian Undangan Beras Bapanas, Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum BPD Berinisial DS

Senin, 14 September 2026 - 13:48

Natala Sumedakap Cup 8 Resmi Bergulir, 64 Pasangan Ganda Ramaikan Turnamen Badminton HUT Karawang ke-393

Minggu, 13 September 2026 - 15:25

Anggota KPPS Desa Sampalan Resmi Dilantik, Siap Kawal Pilkades 2026 Berlangsung Jujur, Aman, dan Kondusif,

Minggu, 13 September 2026 - 15:20

Rescue Karang Taruna dan Warga Bengle Bersatu Bersihkan Lingkungan, Semangat Gotong Royong Warnai HUT Karawang ke-393

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

Normalisasi Irigasi KW 15 Dimulai, BBWS Citarum Pimpin Pengerukan Sedimentasi Demi 13 Ribu Hektare Sawah Karawang Utara.

Selasa, 8 September 2026 - 07:01

Gebyar PATEN Majalaya Hadirkan Layanan Publik, Bantuan Sosial hingga Penyerahan Kunci Rutilahu

Selasa, 8 September 2026 - 06:58

Job Fair Gratis untuk Warga Desil 1–3, Bupati Aep Pangkas Biaya Pencari Kerja di Karawang

Selasa, 8 September 2026 - 06:55

Wakil Bupati Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Griya Kosambi Asri, Hadiah Anak untuk Orang Tua Jadi Amal Jariyah

Berita Terbaru