Keberadaan LPK Japindo di Perumnas Karawang Menimbulkan Keluhan Warga

- Penulis

Minggu, 21 April 2024 - 08:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Keberadaan Lembaga Pelatihan dan Keterampilan (LPK) Japindo di Perumnas Karawang saat ini menjadi keluhan bagi sebagian warga. Hal ini disebabkan oleh perilaku puluhan peserta diklat yang ditampung di rumah kontrakan warga RT 06 Blok D dan Blok F, yang sering menggunakan fasilitas umum dengan sembarangan.

Menurut keterangan warga setempat dan Ketua RW, peserta diklat Japindo sudah beberapa kali ditegur agar tidak sembarangan memanfaatkan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dan menjemur pakaiannya di jaring lapangan Futsal, yang dianggap tidak pantas dan menimbulkan keresahan di lingkungan. “Mereka tidak bertanggung jawab meskipun sudah beberapa kali ditegur, bahkan mesin sanyo MCK pernah rusak dan diperbaiki oleh ketua RW,” kata H. Bagus pada Sabtu (20/4/24).

H. Bagus, Ketua RW 05 Blok D, menyatakan bahwa sejak peserta diklat Japindo mengontrak rumah di blok D dan blok F, perilaku mereka seringkali dianggap arogan. “Kami harap pengurus lingkungan menegur mereka bila perlu ditegur oleh pengelola dan pemilik LPK Japindo,” ungkapnya.

Salah satu warga sekitar, Sugiyanto, juga memberikan konfirmasi terkait keresahan tersebut. “Faktanya, puluhan peserta diklat mengganggu kenyamanan lingkungan, bahkan pemilik LPK Japindo, H. Zaeni, sulit dihubungi melalui WhatsApp, sehingga kami sulit menyampaikan keluhan warga,” ujarnya.

Sugiyanto menegaskan bahwa pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang harus segera turun langsung ke LPK Japindo untuk memeriksa perijinan dan keluhan warga.

Ketika dihubungi melalui WhatsApp, pemilik LPK Japindo, H. Zaeni, menyatakan bahwa LPK Japindo sudah memiliki izin sebagai penyalur tenaga kerja ke Jepang sejak 2009. Dia juga mengaku dekat dengan H. Aep, Bupati Karawang. Apa maksudnya??

Mengenai peserta diklat yang tinggal di kontrakan di wilayah RT 06, Zaeni menegaskan bahwa mereka akan segera ditindaklanjuti. “Mereka akan ditegur dan segera dipindahkan,” tambahnya. (Suryana)

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Klari Kembali Makan Korban, Lima Jari Siswa Putus Jadi Alarm Darurat Kekerasan Remaja
Selidiki Penyebab Kematian, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Kampung sawah
Kebakaran Hebat Hanguskan Belasan Lapak Palet di Jalur Pantura Waringinjaya, Lalu Lintas Lumpuh Total
Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, Holywings Karawang Ditutup Sementara oleh Satpol PP
Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang
Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B
Diduga Disunat, Bantuan Bibit Padi di Rengasdengklok Malah Jadi Beras
Berita ini 41 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:48

Berkas Tak Ditandatangani Kepala Desa, Relim Justru Digugurkan: Ada Apa di Balik Proses Pencalonan BPD Desa Waluya?

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:46

Lawan Kekerasan Anak dan Perempuan, Polresta Karawang Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:02

BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:04

Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:03

Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang

Senin, 27 Juli 2026 - 04:45

Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:48

Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:15

Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi

Berita Terbaru