Dugaan Pemalsuan Akta Kelahiran oleh Klinik, Orangtua Akan Tempuh Jalur Hukum

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 09:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: watariyadi(sebelah kiri) dan Torich kepala bidang pelayanan pencatatan sipil Disdukcapil Karawang(sebelah kanan) saat diwawancarai

Keterangan Poto: watariyadi(sebelah kiri) dan Torich kepala bidang pelayanan pencatatan sipil Disdukcapil Karawang(sebelah kanan) saat diwawancarai

Karawang, Lintaskarawang.com – Watriyadi, yang akrab disapa Yadi, orang tua dari berinisial MFA, mengaku dirugikan akibat dugaan pemalsuan dokumen akta kelahiran yang diproses oleh Klinik Siti Azaria yang beralamat di Jalan Citra Kebun Mas, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang timur Kabupaten Karawang.

Peristiwa bermula pada tahun 2013, ketika istri Watriyadi melahirkan anak ketiganya di klinik tersebut. Setelah proses persalinan berjalan lancar, pihak klinik menawarkan jasa pembuatan akta kelahiran dengan biaya Rp300 ribu dan proses selesai dalam waktu dua bulan.

Namun, belasan tahun kemudian, saat keluarga mengurus pemindahan data administrasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Karawang, ditemukan kejanggalan. Akta kelahiran anak Watriyadi yang dikeluarkan oleh pihak klinik tidak tercatat dalam sistem Disdukcapil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, saat dilakukan pemeriksaan, akta tersebut justru tercatat atas nama orang lain. Hal ini membuat keluarga Watriyadi kesulitan dalam mengurus administrasi pendidikan anaknya.

“Jelas saya sangat dirugikan secara administratif, karena ketika anak saya masuk sekolah, akta yang dipakai malah tercatat atas nama orang lain. Saya terpaksa harus mengubah kembali proses administrasinya, yang tentu memakan waktu dan biaya,” ujar Watriyadi saat diwawancarai tim Lintaskarawang.com.

Baca Juga:  Rapat Koordinasi dan Evaluasi Normalisasi Kali Apur Digelar di Kecamatan Rengasdengklok

Dengan peristiwa ini, Watriyadi merasa tertipu dan berencana akan menempuh jalur hukum untuk mencari keadilan.

“InsyaAllah saya akan menempuh jalur hukum. Ini sudah masuk kategori penipuan. Dokumen asli yang dipalsukan jelas merugikan kami sebagai keluarga,” tegasnya, Pada Kamis (10/07/25).

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil Karawang, Torich, membenarkan adanya pengaduan masyarakat terkait akta kelahiran yang tidak tercatat dalam sistem, bahkan ditemukan perbedaan antara nomor akta dengan nama yang tertera di dokumen.

“Saya menerima data akta dari masyarakat, dan ketika kami cek, akta tersebut memang tidak terdaftar di Disdukcapil,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak klinik terkait belum memberikan keterangan resmi, apakah akte kelahiran yang diprosesnya berasal dari mana?

Penulis: Aan

Berita Terkait

Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan
Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga
Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande
Viral Ancam Gorok Wartawan, Ken Ken Diamankan dan Dilimpahkan ke Polresta Tangerang
Berita ini 82 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 06:09

Maju di Pilkades Rengasdengklok Selatan, Aka Prioritaskan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:40

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:50

‎Karang Taruna Wanasari dan Warga Audiensi, Desak PT TKH Buka Kembali Aktivitas Galian

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:50

Karang Taruna Karawang Matangkan Empat Agenda Strategis 2026, Fokus Konsolidasi hingga Regenerasi Organisasi

Berita Terbaru