Desa Mulyajaya Diduga Lamban Realisasikan Dana Desa, Warga Pertanyakan Transparansi

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 02:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Karawang, Lintaskarawang.com – Kinerja Pemerintah Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, kembali jadi sorotan. Dari total 12 desa di Kutawaluya, tercatat 11 desa sudah seratus persen menuntaskan penyerapan Dana Desa (DD) tahap I, sementara Desa Mulyajaya justru masih tertinggal dengan realisasi sekitar 30 persen.

Akibat keterlambatan itu, Dana Desa tahap II untuk Desa Mulyajaya belum bisa dicairkan. Padahal, desa-desa lain sudah menikmati pencairan tahap lanjutan demi mempercepat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dipercaya, sejumlah program prioritas tahap I di Desa Mulyajaya belum terealisasi. Salah satunya pengadaan mobil ambulans senilai Rp197 juta yang hingga kini belum jelas wujudnya. Aksesoris ambulans senilai Rp20.544.000 pun tak kunjung tampak, menambah panjang daftar realisasi yang macet.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan total Dana Desa sekitar Rp411 juta pada tahap I, publik wajar mempertanyakan transparansi dan keseriusan pemerintah desa dalam mengelola anggaran. Lambannya kinerja ini jelas berdampak pada pelayanan masyarakat yang seharusnya menjadi prioritas utama.

Ironisnya, motor dinas dari Dana Bagi Hasil (DBH) yang seharusnya diterima desa hingga kini pun belum terealisasi. Sementara desa lain di Kutawaluya sudah memanfaatkan motor dinas berplat merah jenis Honda PCX untuk menunjang operasional perangkat desa.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Dana Desa Panyingkiran: Program Ketahanan Pangan dan BUMDes Jadi Sorotan

Fenomena ini memunculkan dugaan adanya lemahnya manajemen keuangan dan perencanaan di Desa Mulyajaya. Warga pun mulai bertanya-tanya, apakah hambatan tersebut murni persoalan teknis atau justru ada faktor lain yang sengaja dibiarkan berlarut-larut.

Kondisi timpang ini seharusnya menjadi perhatian serius, bukan hanya bagi Pemerintah Kecamatan Kutawaluya, tetapi juga Inspektorat Kabupaten Karawang dan DPMD sebagai leading sector pembinaan desa. Publik mendesak agar dilakukan audit dan evaluasi ketat agar Dana Desa benar-benar digunakan sesuai aturan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Seharusnya dari tim Monev Kecamatan mengambil langkah-langkah yang tegas agar Dana Desa bisa dipakai sesuai peruntukannya. Inspektorat dan DPMD jangan tutup mata, karena ini menyangkut hak masyarakat,” tegas salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Senin (29/9).

Jika tidak ada tindakan nyata dan transparansi yang segera ditunjukkan, bukan tidak mungkin persoalan ini akan menggerus kepercayaan masyarakat terhadap aparatur desa. Kini, publik menunggu jawaban dan bukti kerja nyata dari Pemerintah Desa Mulyajaya, serta langkah korektif dari Inspektorat dan DPMD Karawang. (LK)

Berita Terkait

Perjuangan H. Karsim Berbuah Hasil, Dinas Pertanian Setujui Normalisasi Irigasi Rawamerta
Forum Permuda Desak Transparansi Penyewaan Sawah Bengkok Desa Kemiri, Ancam Tempuh Audiensi hingga Aksi
Satpol PP Resmi Hentikan Sementara Operasional Alfamart Kalijaya, Tindak Lanjut Sorotan Publik dan RDP DPRD
Investasi Bukan Karpet Merah Pelanggaran, Satpol PP Karawang Ingatkan Alfamart Kalijaya Patuh Regulasi
LBH Karang Taruna Karawang Kawal Tuntas Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan Pengurus Karang Taruna
Dede Mulyana Kecam Dugaan Penculikan dan Penganiayaan Pengurus Karang Taruna Tamelang, Minta Kasus Diusut Tuntas
Seruan Musyawarah Berujung Dugaan Penculikan, Pengurus Karang Taruna Tamelang Mengaku Disiksa OTK
Bapenda Karawang Dekatkan Layanan PBB dan BPHTB di Gebyar PATEN Tirtajaya
Berita ini 260 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:43

Enam Bulan Menumpang, Kisah Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Penanganan Rumah Roboh

Senin, 6 Juli 2026 - 06:12

Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat dalam Pengawasan Pemerintahan 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 03:50

Perjuangan Dede Anwar Berbuah Hasil, Delapan Warga Desa Ciranggon Terima Program Rumah Layak Huni 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:22

Camat Karawang Timur Pimpin Apel Malam dan Sidak Cipta Kondusivitas di Karawang Wetan

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:07

Soroti Irigasi Dangkal, H. Karsim Gerak Cepat Kawal Solusi untuk Petani Rawamerta

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:56

Patroli Prekat Siang Hari, Polsek Rengasdengklok Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:20

Polsek Rengasdengklok Gelar Jumat Curhat, Serap Aspirasi Jemaah Masjid Besar Rengasdengklok

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:57

Wacana Ganti Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Provinsi Sunda Kembali Menguat, DPRD Siap Tindak Lanjuti Aspirasi

Berita Terbaru