Kecamatan Rengasdengklok Bungkam Soal Belum Cairnya Dana Desa Tahap II Kalangsari, Hanya Jawab “Kasi PMD-nya Sakit”

- Penulis

Senin, 13 Oktober 2025 - 13:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Karawang, Lintaskarawang.com — Aroma ketidakberesan kembali tercium dari pelaksanaan penyaluran Dana Desa (DD) di wilayah Kabupaten Karawang. Kali ini, persoalan muncul dari Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok, yang dikabarkan hingga pertengahan Oktober 2025 belum juga menerima pencairan Dana Desa (DD) Tahap II Tahun Anggaran 2025. Ada apa?

Informasi tersebut diperoleh redaksi Lintaskarawang.com dari sumber lapangan di Desa Kalangsari. Padahal, secara umum, penyaluran DD Tahap II seharusnya sudah rampung antara bulan Agustus hingga awal September. Kondisi ini pun menimbulkan tanda tanya besar terkait penyebab keterlambatan pencairan Dana Desa.

Sebagai upaya konfirmasi, Redaksi Lintaskarawang.com, konfirmasi kepada Camat Rengasdengklok melalui pesan WhatsApp pada Kamis (9/10/2025). Dalam pesan WhatsApp tersebut, redaksi meminta klarifikasi atas sejumlah hal penting, mulai dari penyebab keterlambatan pencairan, dugaan kendala administratif seperti LPJ Tahap I, hingga langkah tindak lanjut agar dana segera dapat dicairkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, respons yang diterima justru mengecewakan. Saat dikonfirmasi, pihak Kecamatan Rengasdengklok hanya memberikan jawaban singkat, “Kasi PMD-nya sakit.” Jawaban singkat ini dinilai tidak mencerminkan tanggung jawab dan transparansi yang seharusnya dijunjung tinggi oleh aparatur pemerintahan, terlebih dalam urusan publik seperti Dana Desa.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Dana Desa Panyingkiran: Program Ketahanan Pangan dan BUMDes Jadi Sorotan

Padahal, publik berhak mendapatkan informasi yang jelas dan akurat terkait pengelolaan dana negara yang bersumber dari APBN. Keterlambatan pencairan Dana Desa bukanlah persoalan sepele, sebab hal tersebut dapat menghambat pelaksanaan program pembangunan fisik dan nonfisik yang sangat dibutuhkan masyarakat desa.

Lebih ironis lagi, hingga berita ini ditayangkan, pihak Kecamatan Rengasdengklok belum memberikan penjelasan resmi atau keterangan tertulis yang bisa dipertanggungjawabkan.

Sikap diam dan minimnya tanggapan dari pihak Kecamatan menimbulkan kesan bahwa persoalan Dana Desa tidak mendapat perhatian serius. Padahal, masyarakat berhak atas pelayanan publik yang profesional, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Hingga kini, redaksi masih menunggu penjelasan resmi dari Camat Rengasdengklok atau pejabat berwenang lainnya. Publik berharap agar permasalahan ini segera ditindaklanjuti secara transparan, agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tidak semakin luntur. (LK)

 

Berita Terkait

Temuan Pertama Oriental Honey-Buzzard Berbiak di Pegunungan Sanggabuana, Jadi Indikator Penting Kawasan Konservasi
BPD Kutaampel Laporkan Kades ke Polisi, Pengelolaan Anggaran Desa 2025 Dipersoalkan
Hari Tani Nasional, PPTK dan SETAKAR Desak Pemblokiran SHGB Perusahaan di Kawasan Hutan KIIC
Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik
Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan
Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Berita ini 125 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:14

Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru