Karawang, Lintaskarawang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang secara resmi meluncurkan bantuan hibah Bantuan Operasional Pendidikan Formal (BOPF) Tahun Anggaran 2025 bagi lembaga Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) se-Kabupaten Karawang. Total anggaran yang digelontorkan tahun ini mencapai Rp15 miliar. Jum’at (26/9/2025).
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menuturkan bahwa peningkatan anggaran BOPF merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap pendidikan keagamaan. Menurutnya, kenaikan ini diharapkan bisa memperkuat kualitas lembaga diniyah dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter.
“Tahun ini anggarannya naik langsung jadi Rp15 miliar. Ini bukan anggaran kecil, melainkan anggaran besar yang memiliki makna luar biasa. Saya mengapresiasi Kemenag Karawang yang terus mendorong peningkatan, dari awalnya Rp6 miliar, kemudian Rp8 miliar, hingga sekarang Rp15 miliar,” ucapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Aep juga menegaskan, Pemkab Karawang akan terus berkomitmen memberikan dukungan terhadap pendidikan diniyah. Menurutnya, kehadiran BOPF lahir dari sinergi antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Pemkab Karawang sejak ditetapkannya Perda dan Perbup pada tahun 2011 yang menjadi dasar penganggaran.
“Dana hibah ini harus dimanfaatkan dengan bijak dan dipertanggungjawabkan secara akuntabel. Dengan begitu, keberadaannya bisa semakin memberi manfaat luas bagi masyarakat DTA,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Karawang, H. Sopian, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan Pemkab Karawang terhadap pendidikan diniyah. Ia menilai, peningkatan BOPF merupakan hasil perjuangan panjang yang kini membuahkan hasil nyata.
“Masyarakat DTA diakui dan dicintai Bupati. Dengan adanya BOPF ini, kita patut bersyukur karena anggaran yang ada merupakan hasil perjuangan yang luar biasa. Awalnya BOPF hanya Rp6 miliar, kemudian naik menjadi Rp10 miliar, dan sekarang sudah mencapai Rp15 miliar,” ujarnya.
Menurut Sopian, perhatian besar pemerintah daerah terhadap DTA menunjukkan adanya kepedulian terhadap pendidikan keagamaan yang berperan penting dalam membentuk generasi muda beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Peluncuran bantuan hibah ini menjadi tonggak penting bagi keberlangsungan dan peningkatan kualitas pendidikan diniyah di Kabupaten Karawang. Pemerintah berharap, dukungan ini dapat mendorong lahirnya generasi Karawang yang unggul, religius, dan siap menghadapi tantangan zaman. (LK)













Tinggalkan Balasan