Pemkab Karawang Gelontorkan Rp15 Miliar BOPF untuk Diniyah Takmiliyah Awaliyah

- Penulis

Sabtu, 27 September 2025 - 03:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang secara resmi meluncurkan bantuan hibah Bantuan Operasional Pendidikan Formal (BOPF) Tahun Anggaran 2025 bagi lembaga Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) se-Kabupaten Karawang. Total anggaran yang digelontorkan tahun ini mencapai Rp15 miliar. Jum’at (26/9/2025).

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menuturkan bahwa peningkatan anggaran BOPF merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap pendidikan keagamaan. Menurutnya, kenaikan ini diharapkan bisa memperkuat kualitas lembaga diniyah dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter.

“Tahun ini anggarannya naik langsung jadi Rp15 miliar. Ini bukan anggaran kecil, melainkan anggaran besar yang memiliki makna luar biasa. Saya mengapresiasi Kemenag Karawang yang terus mendorong peningkatan, dari awalnya Rp6 miliar, kemudian Rp8 miliar, hingga sekarang Rp15 miliar,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Aep juga menegaskan, Pemkab Karawang akan terus berkomitmen memberikan dukungan terhadap pendidikan diniyah. Menurutnya, kehadiran BOPF lahir dari sinergi antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Pemkab Karawang sejak ditetapkannya Perda dan Perbup pada tahun 2011 yang menjadi dasar penganggaran.

“Dana hibah ini harus dimanfaatkan dengan bijak dan dipertanggungjawabkan secara akuntabel. Dengan begitu, keberadaannya bisa semakin memberi manfaat luas bagi masyarakat DTA,” tegasnya.

Baca Juga:  Kabupaten Bekasi Dinobatkan Yang Paling Pertama Melaksanakan Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja Sebanyak 9.051

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Karawang, H. Sopian, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan Pemkab Karawang terhadap pendidikan diniyah. Ia menilai, peningkatan BOPF merupakan hasil perjuangan panjang yang kini membuahkan hasil nyata.

“Masyarakat DTA diakui dan dicintai Bupati. Dengan adanya BOPF ini, kita patut bersyukur karena anggaran yang ada merupakan hasil perjuangan yang luar biasa. Awalnya BOPF hanya Rp6 miliar, kemudian naik menjadi Rp10 miliar, dan sekarang sudah mencapai Rp15 miliar,” ujarnya.

Menurut Sopian, perhatian besar pemerintah daerah terhadap DTA menunjukkan adanya kepedulian terhadap pendidikan keagamaan yang berperan penting dalam membentuk generasi muda beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Peluncuran bantuan hibah ini menjadi tonggak penting bagi keberlangsungan dan peningkatan kualitas pendidikan diniyah di Kabupaten Karawang. Pemerintah berharap, dukungan ini dapat mendorong lahirnya generasi Karawang yang unggul, religius, dan siap menghadapi tantangan zaman. (LK)

Berita Terkait

Gerai Alfamart Kalijaya Dipertanyakan, Jangan Sampai Regulasi Hanya Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas
GWN Desak Usut Tuntas Kematian Massal Ikan di Saluran Irigasi Johar
Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan
Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung
Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Perekrutan Tenaga Kerja PT Chang Shin
Komisi IV DPRD Karawang Gelar RDP Bersama GMNI, Bahas Kajian Masyarakat Miskin Kota
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Berita ini 20 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:30

Gerai Alfamart Kalijaya Dipertanyakan, Jangan Sampai Regulasi Hanya Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas

Senin, 1 Juni 2026 - 06:58

Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:13

Aliansi LBH Karawang Bawa Kasus Grand Swarna dan Kartika Residence ke Senayan

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:11

Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:02

Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Perekrutan Tenaga Kerja PT Chang Shin

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:18

Komisi IV DPRD Karawang Gelar RDP Bersama GMNI, Bahas Kajian Masyarakat Miskin Kota

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:16

Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:57

Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga

Berita Terbaru