Diduga Bermasalah, Bendahara BUMDes Anugerah Sejati Keluhkan Minimnya Transparansi Keuangan

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 05:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Karawang, Lintaskarawang.com – Dugaan masalah dalam pengelolaan keuangan kembali mencuat di tingkat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Anugerah Sejati, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok. Bendahara BUMDes, Wita, secara terbuka mengeluhkan minimnya transparansi dalam alur keluar-masuk dana yang seharusnya menjadi tanggung jawab bersama.

Wita mengungkapkan bahwa dirinya hanya dilibatkan sebatas pada saat pencairan dana. Sementara, proses penggunaan, pembelanjaan, hingga pertanggungjawaban anggaran tidak pernah sepenuhnya diketahui olehnya. Hal itu membuat posisinya sebagai bendahara seolah hanya menjadi formalitas belaka.

“Jangan saya sekedar dilibatkan pas pencairan dana saja. Saya sebagai bendahara harus tahu keluar masuk uangnya, berapa, dan untuk apa,” tegas Wita saat ditemui di kediamannya, Rabu (24/9/2025) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa dana kas kecil sempat diterimanya sebanyak Rp2 juta pada tahap pertama, serta Rp500 ribu pada tahap kedua. Dana tersebut disebutkan untuk kebutuhan operasional kantor, seperti pembelian alat tulis (ATK). Namun, ia mengaku tidak pernah benar-benar dilibatkan dalam proses pembelanjaan dan pencatatannya.

Baca Juga:  Ribuan Pelari Ramaikan Bandung dalam Peringatan Bulan Bung Karno, Ketua Fraksi PDI Karawang Pipik Taufik Ismail Turut Hadir

Kondisi tersebut membuat Mita merasa keberadaannya sebagai bendahara tidak difungsikan secara optimal. Bahkan, ia menilai perannya hanya dijadikan “tumbal” apabila terjadi permasalahan keuangan di kemudian hari.

“Saya tidak nyaman dengan situasi ini. Kalau begini terus, saya pertimbangkan untuk mundur saja dari jabatan bendahara,” ungkapnya.

Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan BUMDes sejatinya menjadi prinsip utama agar dana desa dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Keterlibatan bendahara sejak awal hingga akhir sangat krusial demi memastikan keuangan berjalan sesuai aturan.

Minimnya keterbukaan seperti yang dikeluhkan Mita berpotensi menimbulkan persoalan serius. Selain bisa memicu ketidakpercayaan publik, kondisi ini juga membuka peluang terjadinya penyalahgunaan dana dan jeratan hukum.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengurus inti BUMDes Anugerah Sejati belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut terkait dugaan minimnya transparansi tersebut. (LK)

 

 

Berita Terkait

Diduga Tidak Netral, Aktivis Laskar NKRI Soroti Pencalonan BPD Perwakilan Perempuan di Desa Gombongsari
Pendaftaran BPD Desa Mekarsari Resmi Ditutup, Sosialisasi Jadi Sorotan Warga di Media Sosial
Kapolres Karawang Perkuat Sinergitas Bersama Kejari dan Yonif 305/Tengkorak, Wujudkan Karawang Aman dan Kondusif
Kapolda Jabar Ajak Semua Pihak Jaga Investasi di Karawang, Ormas dan LSM Sampaikan Aspirasi Soal Perusahaan Lokal
GMMK Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak Transparansi Anggaran dan Tes Urine Massal Pejabat Karawang
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Rutilahu di Desa Kemiri Diprotes Keluarga Penerima Manfaat
Jaga Kondusivitas Kawasan Industri, Desa Mekarjaya dan Tamelang Sepakati Nota Kesepakatan Bersama dengan Karang Taruna
Dugaan Pengelolaan Dana Material P3-TGAI di Desa Malangsari Disorot, Ketua P3A Sebut Hanya Diberi Mandat Urus Pengairan
Berita ini 95 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:35

Serap Aspirasi Masyarakat, Pipik Taufik Ismail Dorong Percepatan Pembangunan Desa di Karawang

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:29

DPRD Karawang Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Proyeksi KUA-PPAS 2027, Bupati Tekankan Efisiensi Anggaran

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:40

Satlantas Polres Karawang Larang Mobil Pick Up Angkut Penumpang Demi Keselamatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:30

Bupati Aep Tinjau Gebyar PATEN di Karawang Barat, Salurkan Bansos dan Resmikan Program Pembangunan

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:56

Karang Taruna Desa Parungmulya dan Telukjambe Sepakat Jaga Iklim Investasi di PT. SAS Kawasan Industri BAM

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52

Bupati Karawang Aep Syaepuloh Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak UMKM dan Penguatan Ekonomi Daerah

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:43

Petani Kemiri Apresiasi Program P3-TGAI, Jaringan Irigasi Diharapkan Mampu Tingkatkan Hasil Pertanian

Senin, 6 Juli 2026 - 10:43

Enam Bulan Menumpang, Kisah Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Penanganan Rumah Roboh

Berita Terbaru