Sorotan Keras! Rekrutmen RSUD Rengasdengklok Dinilai Diskriminatif, Universitas Karawang Dianggap Tak Mampu?

- Penulis

Minggu, 7 September 2025 - 08:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Proses rekrutmen tenaga kerja untuk RSUD Rengasdengklok yang dalam waktu dekat akan segera launching, kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, sistem rekrutmen tersebut dipercayakan kepada Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, bukan kepada universitas yang ada di Karawang.

Keputusan tersebut menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Karawang sebagai daerah dengan angka pengangguran yang masih tinggi, dinilai memiliki banyak sumber daya manusia yang kompeten serta universitas yang mumpuni untuk dilibatkan. Namun kenyataannya, kepercayaan justru diberikan kepada pihak luar daerah.

“Yang dipercaya untuk melakukan rekrutmen justru dari universitas luar Karawang. Padahal, bagaimana mungkin mereka benar-benar memahami kebutuhan dan keadaan masyarakat Karawang, sementara kondisi saat ini sedang banyak pengangguran,” ungkap tokoh masyarakat setempat, Iyas Sutiana yang akrab disapa Abah Adeng, Minggu (7/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut menggambarkan kekecewaan mendalam terhadap keputusan yang dinilai tidak berpihak pada potensi lokal. Publik mempertanyakan apakah universitas di Karawang dianggap tidak mampu sehingga tidak dilibatkan dalam proses penting itu.

Kritik juga mengalir deras karena seharusnya pemerintah daerah lebih peka terhadap kondisi nyata masyarakat Karawang. Jumlah pengangguran yang masih tinggi tentu menjadi alasan kuat untuk memberdayakan lembaga pendidikan dan tenaga kerja lokal.

Baca Juga:  APBN untuk Motor Listrik, Bukan Gizi? Ujang Suhana Warning BGN soal Potensi Pemborosan Negara

“Apakah universitas yang ada di Karawang sendiri dianggap tidak mampu atau tidak ada yang bisa dilibatkan? Jangan sampai Dinas Kabupaten Karawang terkesan tidak percaya pada universitas yang ada di Karawang,” tegas Abah Adeng.

Sorotan juga datang dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi PDI Perjuangan, Rosmilah, A.Md., menegaskan perlunya keberpihakan terhadap masyarakat Karawang, khususnya wilayah utara.

“Wilayah utara harus diprioritaskan. Banyak masyarakat Karawang utara hingga kini belum mendapatkan pekerjaan, sementara RSUD Rengasdengklok justru merekrut tenaga dari luar. Kami mohon Bapak Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan benar-benar memperhatikan masyarakat kami,” ujar Rosmilah.

Sejumlah pihak juga menilai penggunaan lembaga luar daerah berpotensi menimbulkan kesan diskriminatif. Mereka menekankan bahwa rekrutmen RSUD Rengasdengklok tidak hanya harus transparan dan profesional, tetapi juga mengedepankan keberpihakan pada daerah.

Pihak dinas terkait diminta segera memberikan klarifikasi dan alasan objektif atas keputusan tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan kekecewaan yang lebih luas. Masyarakat berharap momentum launching RSUD Rengasdengklok bisa menjadi peluang untuk menekan angka pengangguran di Karawang, bukan sebaliknya menjadi polemik yang menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. (LK)

Berita Terkait

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Berita ini 218 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41

Direktur CV. Pakar Bangunan Konstruksi,Nurhali Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong dan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35

Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:48

Puji Gerak Cepat Bupati Karawang, Ketua Pembina KIS Esther Tan Apresiasi Penanganan Kasus Karmila

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:15

Langkah Cepat Pemkab Karawang Atasi Kendala Sekolah Ananda Karmila, Tuai Apresiasi dari PSI dan Komunitas KIS

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:13

Desa Payungsari Sukses Laksanakan Penetapan Calon Anggota BPD 2026 – 2034 Sesuai Perbup Karawang No.24 Tahun 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:23

Pendidikan politik repdem Karawang jadi momentum Perkuat solidaritas dan mantapkan barisan hadapi tantangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:14

Peduli Kesehatan Masayarakat, RSUD Jatisari Buka Stand Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat Di Gebyar Paten Kecamatan Jatisari

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:51

Masyarakat Dusun Bojong Karya II Didorong Kelola Limbah Organik Jadi Eco Enzym dan Komposter Oleh Mahasiswa KKN UBP Karawang.

Berita Terbaru