Marak Aduan Penipuan Rekrutmen Kerja, FMKN Siap Bawa Kasus ke Polres Karawang

- Penulis

Sabtu, 6 September 2025 - 09:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Situasi sulit tengah dirasakan masyarakat, ketika ekonomi terjepit dan pengangguran semakin membludak. Namun, di tengah kesulitan itu, masih ada saja pihak-pihak yang mencoba mengambil kesempatan.

Mr. KiM menyoroti maraknya laporan masyarakat yang masuk ke Forum Masyarakat Karawang Ngahiji (FMKN). Banyak orang tua mengadu karena anak-anaknya tertipu oleh oknum LPK, yayasan yang mengatasnamakan lembaga rekrutmen tenaga kerja, bahkan oknum Karang Taruna desa, aparatur desa, serta oknum ormas maupun LSM. Modusnya adalah dengan mengiming-imingi bisa bekerja di berbagai pabrik besar di Karawang.

Lebih jauh, pengaduan juga mengungkap adanya praktik nakal oknum LPK yang hanya mampu memasukkan tenaga kerja untuk 3 hingga 4 bulan masa kerja. Ironisnya, para calon pekerja dipungut biaya hingga Rp5 juta. Setelah itu, mereka diberhentikan sepihak (PHK), sementara oknum LPK kembali melakukan perekrutan dengan pola serupa dan kembali memungut biaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Praktik tersebut diduga terjadi di sejumlah industri yang beroperasi di kawasan SuryaCipta, Karawang. Keadaan ini menambah beban bagi para pencari kerja yang sudah kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Baca Juga:  Bupati Karawang Terima Bantuan Alsintan dari Kementan, Umumkan Program Bebas Pajak untuk Petani Kecil

“Ini jelas sangat merugikan masyarakat, apalagi para orang tua yang berharap anaknya bisa bekerja dengan layak. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mencari keuntungan di atas penderitaan rakyat,” tegas Mr. KiM pada Sabtu (6/9).

Forum Masyarakat Karawang Ngahiji menilai, praktik perekrutan ilegal dengan biaya tinggi ini harus segera diusut. Karena jika dibiarkan, tidak menutup kemungkinan akan semakin banyak korban baru dari kalangan pencari kerja.

FMKN juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak takut melapor apabila menemukan indikasi penipuan berkedok rekrutmen kerja. Transparansi dan keterbukaan informasi dianggap penting untuk memutus rantai praktik kecurangan tersebut.

Sebagai langkah konkret, Forum Masyarakat Karawang Ngahiji dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke Polres Karawang. Agenda tersebut dalam rangka bersilaturahmi sekaligus menyampaikan secara resmi berbagai pengaduan yang sudah dihimpun dari masyarakat.

(LK)

Berita Terkait

KWT Mbah Cipto di Telukjambe Jadi Percontohan Urban Farming, Produksi Ribuan Sayuran hingga Edukasi Anak
Warga Kalijaya Melawan: Dugaan “Akal-akalan Izin” Minimarket Picu Kemarahan Publik
Modernisasi Pertanian Tanpa Reforma Agraria Dinilai Ilusi, Aktivis Soroti Ketimpangan Lahan di Karawang
Di Balik Hingar Bingar Dualisme KADIN, UMKM Menjerit di Tengah Kemegahan
KERSA Dorong Ekspansi Usaha Ajak UMKM Masuk Sistem Franchise‎
Dari Karawang hingga Depok, Wisatawan Serbu Puncak di Penghujung Liburan
Desa Wadas Kembangkan Green House Melon Premium Lewat BUMDes
Pengusaha Asal Karawang Tembus Pasar Eropa dan Asia
Berita ini 61 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Senin, 11 Mei 2026 - 04:12

KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:43

Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:13

Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:10

HUT ke-58, H. Tulus Widodo Tebar Kepedulian untuk Ribuan Warga dan Anak Yatim di Karawang

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05

Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:51

Aksi May Day di Karawang Memanas, Massa Bakar Ban dan Aksi di Pemda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:17

Hak Jawab Yayasan Pangan Lestari Nusantara: Dapur SPPG Kemiri Belum Beroperasi, Peluang UMKM Tetap Terbuka

Berita Terbaru