Dewan Kalah Masih Ngotot Pokir, Publik Karawang Geram

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 11:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Karawang, Lintaskarawang.com – Publik kembali dibuat geram. Setelah DPR RI ramai disorot usai video joget-joget anggota dewan beredar di ruang sidang usai kenaikan gaji, kini giliran DPRD Kabupaten Karawang yang tak luput dari kritikan pedas masyarakat.

Namun sorotan di Karawang bukan soal goyang-goyang, melainkan isu serius: dugaan rebutan pokir (pokok-pokok pikiran) di internal dewan, terutama dari mereka yang justru tidak lagi terpilih di Pemilu 2024. Fenomena ini menimbulkan tanda tanya besar, mengapa mereka yang sudah kalah masih begitu getol memperjuangkan pokir?

Padahal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang sendiri telah mengeksekusi sejumlah program pembangunan infrastruktur yang berjalan sesuai perencanaan. Lantas, apa urgensi dari kegaduhan yang diciptakan oleh para mantan dewan tersebut?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat pun bertanya-tanya, apakah yang diperebutkan benar-benar untuk kepentingan rakyat atau justru demi kepentingan segelintir orang yang ingin mengamankan proyek dan anggaran menjelang lengser? Kesan yang muncul di publik, para dewan kalah itu masih saja ngotot mencari “jatah” meski sudah tidak dipercaya rakyat.

Baca Juga:  Perilaku Ketua Komisi I DPRD Karawang Dianggap Lucu Dan Sebagai Hiburan Ditengah Memanasnya Suhu Politik Pilkada

“Kalau sudah tidak terpilih, mestinya legawa. Jangan sampai meninggalkan jejak buruk dengan memperlihatkan wajah asli bahwa pokir hanya dijadikan alat rebutan, bukan untuk kesejahteraan rakyat,” sindir Mr Kim aktivis Karawang pada Minggu (24/8).

Ironisnya, isu rebutan pokir ini justru menutupi capaian Pemkab Karawang dalam pembangunan infrastruktur. Bukannya mengapresiasi kerja pemerintah daerah, ruang publik kembali dipenuhi drama politik yang sejatinya tidak relevan bagi rakyat.

Fenomena ini seolah menunjukkan bahwa jabatan dewan bukan lagi tentang amanah, melainkan peluang. Publik semakin cerdas menilai, siapa yang benar-benar bekerja untuk rakyat, dan siapa yang hanya sibuk berebut kue pembangunan.

Kini, DPRD Karawang tengah berada di persimpangan sorotan publik. Jika isu rebutan pokir terus dibiarkan, maka stigma buruk terhadap wakil rakyat akan semakin mengakar: bahwa kursi dewan hanya menjadi tempat transaksi, bukan perjuangan. (LK)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian
GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu
MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!
Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi
Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi
KIM Dikritik KOMPAK: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Gangguan Keamanan
Berita ini 196 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:54

FMSB Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Soroti Tantangan Industrialisasi di Kabupaten Subang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:51

Novia Nurfitriani, S.H. Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD Rengasdengklok Selatan

Selasa, 29 September 2026 - 11:28

Gema Maulid Nabi Menggema di Karyasari, Tabligh Akbar Hadirkan Ustaz Nana Gerhana

Sabtu, 19 September 2026 - 04:32

Ketua DPRD Karawang Hadiri Helaran Budaya “Karawang dari Masa ke Masa” Hari Jadi ke-393

Rabu, 9 September 2026 - 05:52

Bina Sandra Tantang Peta Politik Cikampek Timur, Ratusan Pendukung Antar Daftar Pilkades

Senin, 7 September 2026 - 10:19

Temuan Fragmen Batu Bata Kuno di Lemahduhur Dilaporkan, Diduga Berkaitan dengan Cagar Budaya

Kamis, 3 September 2026 - 04:23

Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan, Diantar Relawan dari Berbagai Dusun

Berita Terbaru

Berita

Kejurkab PBSI Pengkab Karawang 2026, Tuai Protes

Senin, 12 Okt 2026 - 03:15