Isu Pemotongan Dana OB di Karawang Timur, Lurah Plawad Itu Salah Paham

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 04:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Isu dugaan pemotongan dana untuk petugas kebersihan atau Office Boy (OB) di wilayah Karawang Timur memicu keresahan masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Lurah Plawad, H. Ropihudin SE., M.AP., akhirnya angkat bicara untuk meluruskan kabar yang telah menyebar luas beberapa hari terakhir.

Dalam pernyataannya, Ropihudin menjelaskan bahwa polemik ini muncul akibat adanya perubahan mekanisme pencairan dana OB senilai Rp1.500.000 per bulan. Bila sebelumnya pencairan dilakukan melalui kecamatan, kini sejak Agustus 2025, dana tersebut langsung ditransfer ke masing-masing kelurahan.

Dana OB itu bukan hanya untuk Kelurahan Plawad, tetapi juga berlaku di seluruh wilayah Karawang Timur, mulai dari Palumbonsari, Karawang Wetan, hingga Adiarsa Timur. Jadi bukan hanya Plawad saja yang mengalami perubahan,” jelas Ropihudin saat ditemui di kantor kelurahan, Kamis (21/8).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isu pemotongan mencuat setelah beredar informasi bahwa dana OB yang seharusnya diterima penuh, hanya diberikan sebesar Rp200.000. Menanggapi tuduhan tersebut, Ropiusdin menegaskan bahwa informasi itu tidak benar.

Demi Allah, demi Rasul, saya tidak pernah memotong dana itu. Uang Rp200.000 yang disebut-sebut itu justru pemberian pribadi saya kepada beberapa pihak. Jadi jangan disalahartikan,” ujarnya menegaskan.

Baca Juga:  PELETAKAN BATU PERTAMA PERUMAHAN BERSUBSIDI UNTUK PEGAWAI NEGERI PADA POLRI

Tak hanya dana OB, rumor juga menyeret dana Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) sebesar Rp1.600.000 yang diduga ikut dipotong. Ropihudin kembali membantah tudingan tersebut dan menjelaskan bahwa dana Puskesos tetap disalurkan penuh setiap bulan, meski sempat mengalami keterlambatan.

Tidak ada potongan dana untuk Puskesos. Semua disalurkan sesuai peruntukannya. Memang sempat ada penundaan karena dana digunakan sementara untuk kegiatan lomba Agustusan, tapi itu sudah dikomunikasikan dengan pihak terkait,” katanya.

Lebih lanjut, mengungkapkan bahwa Camat Karawang Timur juga telah turun langsung untuk memberikan klarifikasi kepada masyarakat. Ia menilai kegaduhan ini dipicu oleh kurangnya informasi terkait sistem pencairan dana OB yang baru diberlakukan.

Bukan hanya Plawad yang ribut, kelurahan lain juga sama. Mereka kaget karena belum memahami mekanisme baru ini,” pungkasnya.

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum tentu benar, dan mengajak semua pihak untuk mencari informasi langsung dari sumber resmi guna menghindari kesalahpahaman di kemudian hari.

(Ripai/Kardi)

Berita Terkait

Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah
Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan
HUT ke-58, H. Tulus Widodo Tebar Kepedulian untuk Ribuan Warga dan Anak Yatim di Karawang
Aksi May Day di Karawang Memanas, Massa Bakar Ban dan Aksi di Pemda
Hak Jawab Yayasan Pangan Lestari Nusantara: Dapur SPPG Kemiri Belum Beroperasi, Peluang UMKM Tetap Terbuka
Bergabung dengan KERSA, H. Idris Siap Kembangkan Peternakan Rakyat
Dugaan Penyalahgunaan DBH Desa Serijaya Mencuat, DPRD Karawang Dorong Audit Investigatif
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 04:11

Hari Pers Sedunia 2026, FWJI Raih Dukungan dan Pengakuan Internasional dari WPO

Minggu, 12 April 2026 - 05:33

Nurdin Syam (Mr KiM) Dukung Penuh Mukab Kadin Karawang, Siapapun Pemenangnya Adalah yang Terbaik

Jumat, 10 April 2026 - 03:02

Mizongyi: Jejak yang Tak Pernah Hilang dari Warisan Abadi Huo Yuanjia

Selasa, 7 April 2026 - 07:24

Mengapa Banyak Orang Menikah Lagi tapi Mengulangi Kesalahan yang Sama? Jejak Pola yang Diam-Diam Dibaca Al-Qur’an

Kamis, 2 April 2026 - 09:29

Bupati Karawang Siap Lindungi Guru Pelapor Dugaan Kecurangan Program MBG

Senin, 16 Maret 2026 - 05:07

Jeritan Seniman Karawang: Surat Terbuka untuk Wamen Kebudayaan Selamatkan Seni Tradisi yang Terancam Punah

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:24

Safari Ramadan di Pedes, Wabup Karawang Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan

Minggu, 22 Februari 2026 - 05:28

Pemkab Karawang Buka Mudik Gratis 2026, Sediakan 810 Kuota ke 13 Kota Tujuan

Berita Terbaru

Live

Segaran Batujaya, Kab. Karawang, Jawa Barat

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30