Viral Video Tuduh Ganggu Investasi FCC, Mr. KiM Klarifikasi: “Demi Allah, Saya Tak Punya Kepentingan Pribadi”

- Penulis

Minggu, 27 Juli 2025 - 09:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurdin Syam (Mr. Kim)

Nurdin Syam (Mr. Kim)

Karawang, Lintaskarawang.com – Sebuah video yang diunggah melalui akun TikTok @sekilasberitaindonesia menuai perhatian publik. Dalam narasi unggahan tersebut, disebutkan bahwa Mr. KiM dan Kepala Desa Wadas dituding menghambat iklim investasi PT FCC Indonesia, khususnya terkait persoalan tenaga kerja yang dihubungkan dengan kepentingan limbah B3.

Menanggapi tudingan tersebut, Mr. KiM, tokoh masyarakat Karawang, angkat bicara. Dalam pernyataannya pada Minggu (27/7/2025), ia membantah keras tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki kepentingan pribadi dalam polemik ketenagakerjaan di PT FCC Indonesia.

“Demi Allah, saya tidak ada kepentingan pribadi dalam hal ini. Ini murni demi kepentingan masyarakat Karawang yang selama ini didiskreditkan dan sulit mendapat pekerjaan di daerahnya sendiri. Mana yang benar, nanti akan ketahuan,” ujar Mr. KiM.

Ia pun menyatakan bahwa dirinya tidak mencari pujian atau pengakuan dari siapa pun. Dirinya hanya ingin memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Karawang, khususnya dalam hal memperoleh pekerjaan yang layak di wilayah tempat tinggal mereka.

“Saya tidak perlu pujian, saya bukan pejabat. Saya hanya ingin masyarakat Karawang sejahtera dan mendapatkan pekerjaan yang layak di daerahnya sendiri,” tegasnya.

Tudingan dalam video tersebut telah memicu perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan aktivis Karawang. Banyak yang menilai bahwa pembelaan Mr. KiM terhadap hak-hak tenaga kerja lokal seharusnya mendapat dukungan, bukan justru diserang dengan narasi yang menyudutkan. (LK)

 

 

Berita Terkait

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
Berita ini 66 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru