Tokoh Karawang H. Karda Wiranata Menyesalkan Perlakuan Tak Etis dari Pihak Unsika

- Penulis

Kamis, 3 Juli 2025 - 09:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Tokoh masyarakat Karawang sekaligus mantan anggota DPRD Kabupaten Karawang, H. Karda Wiranata, menyatakan kekecewaan mendalam atas perlakuan tidak etis yang diterimanya saat berkunjung ke Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Selasa (2/7/2025).

Dalam pernyataannya, H. Karda menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan atas dasar niat baik untuk membantu seorang warga Batujaya yang tidak mampu dan telah tertahan ijazah S1-nya selama tujuh tahun akibat tunggakan biaya. Ia mengaku telah menyampaikan maksud tersebut secara resmi melalui pesan WhatsApp kepada Rektor Unsika, dan mendapat balasan persetujuan untuk hadir ke kampus.

Namun sesampainya di lokasi yang telah disepakati, H. Karda justru mendapat perlakuan yang tidak pantas. Ia mengaku dihadang oleh petugas keamanan kampus serta seseorang yang mengaku sebagai perwakilan Humas Unsika, yang memperlakukannya seolah-olah sebagai orang asing dan tidak diinginkan kehadirannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Padahal saya sudah menyampaikan maksud kedatangan dan bahkan sudah berkomunikasi langsung dengan rektor. Tapi saya diperlakukan tidak sopan, seperti orang yang ingin mengacau,” ujar H. Karda dalam siaran persnya, Kamis (3/7/2025)

Baca Juga:  Universitas singaperbangsa karawang wisuda periode bulan desember tahun 2024

Ia menyayangkan sikap tidak profesional dan minim etika dari pihak kampus, terutama karena kedatangannya bertujuan untuk membantu masyarakat yang kesulitan. Ia pun mempertanyakan mengapa ajudan maupun staf humas justru menghadang jika benar Rektor Unsika bersedia menemuinya.

“Ini bentuk penghinaan, bukan hanya kepada saya, tapi juga terhadap semangat kemanusiaan untuk membantu rakyat kecil. Sebagai orang yang dulu turut memperjuangkan status negeri Unsika, saya merasa dikhianati,” tambahnya.

Lebih lanjut, H. Karda menegaskan bahwa ia tidak sedang mencari keuntungan pribadi dari kunjungan itu. Sebaliknya, ia menekankan bahwa kampus semestinya menjadi ruang terbuka yang menjunjung tinggi nilai-nilai etika, empati, dan kemanusiaan.

Ia menyerukan kepada Rektor Unsika dan seluruh civitas akademika untuk melakukan introspeksi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama kepada pihak-pihak yang datang dengan niat baik.

“Pernyataan ini saya sampaikan sebagai tanggung jawab moral kepada publik, dan demi menjaga marwah Unsika sebagai lembaga pendidikan yang seharusnya berpihak pada rakyat,” pungkasnya.

(LK/Dadan)

Berita Terkait

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
Berita ini 86 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru