57 PETUGAS KPPS DI PEMILU 2024 MENINGGAL KPU AKAN BERI SANTUNAN

- Penulis

Senin, 19 Februari 2024 - 06:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintaskarawang.com – Pada perhelatan Pesta Rakyat-Pemilu 2024 di Indonesia tahun ini, sejumlah anggota yang terlibat dalam kesuksesan Pemilu meninggal dunia. Data dari Kementrian Kesehatan RI, sampai dengan tanggal 17 Februari 2024 57 petugas meninggal dunia.

Pada Pemilu 2019 lalu, 894 Petugas KPPS meninggal dunia, dan 5.175 petugas KPPS mengalami sakit akibat beban kerja yang berlebih pada Pemilu yang memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 tersebut.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari, Dok: KPU

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Siti Nadia Tarmizi, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes mengatakan bahwa dari data yang dihimpun Kemenkes, dari kurun waktu 10-17 Februari sudah 57 petugas yang meninggal. Jadi data yang dikumpulkan dimulai sejak sebelum proses pencoblosan di TPS.

Menurus Siti Nadia, petugas yang meninggal dunia saat menjadi petugas untuk mensukseskan Pemilu 2024 ini tidak hanya dari KPPS saja, tapi juga termasuk dari Linmas yang bertugas menjaga keamanan di Tempat Pemungutan Suara.

Dari data tersebut, setidaknya 57 petugas pemilu meninggal itu terdiri dari 18 pasien usia 41 sampai 50 tahun, 15 pasien usia 51 sampai 60 tahun, 8 pasien usia 31 sampai 40 tahun, 7 pasien usia 21sampai 30 tahun, 5 pasien usia di atas 60 tahun, dan 4 pasien usia 17-20 tahun.

Baca Juga:  38,20% DATA MASUK, PRABOWO GIBRAN MEMIMPIN KARAWANG DENGAN 65,94%

Selain itu, Kemenkes juga mencatat ada 8.381 petugas Pemilu 2024 yang mengalami gangguan kesehatan atau sakit. Rinciannya yakni 4281 KPPS, 1040 PPS, 1034 petugas, 707 saksi, 694 Linmas, 381 Bawaslu, dan 244 PPK.

Dari petugas yang meninggal dunia ini, dari Pulau Sumatera terdapat 6 kasus, di Pulau Jawa ada 45 kasus, di Pulau Kalimantan ada 3 kasus, dan di Pulau Sulawesi 3 kasus.

Menyikapi banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia ini, Ketua KPU RI Hasyim Azy’ari memastikan akan memberi santunan kepada anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang meninggal dunia saat menjalankan tugas pada Pemilu 2024. Nilai santunan untuk petugas yang meninggal adalah Rp 36 juta. (Redaksi)

Berita Terkait

Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029
Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar
Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan
GMN DPD Karawang Gelar Kopdar Perdana, Tegaskan Dukungan untuk PSI dan Komitmen Bersama Jokowi
KPU Karawang dan PAN Bahas Pemutakhiran Data Parpol serta Penataan Dapil
Endang Marta Nyatakan Kesiapan Maju di Pilkades Cengkong
Figur Baru Ramaikan Pilkades Cengkong 2026, Gunawan Usung Transparansi dan Perubahan
Berita ini 1 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:27

Pemkab Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:00

Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:55

Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:52

Bayar PBB-P2 Kini Lebih Mudah, Warga Karawang Tak Perlu Antre Lagi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:31

Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:40

Dugaan Honor Aparatur Lingkungan Belum Dibayar, Pemerintahan Desa Mulyajaya Jadi Sorotan

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:04

Aep Syaepuloh Bahagia Ikuti Kirab Mahkota Binokasih, Tunggangi Kuda dan Sapa Ribuan Warga Karawang

Berita Terbaru