Bapenda Karawang Dekatkan Layanan PBB dan BPHTB di Gebyar PATEN Tirtajaya

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang kembali menghadirkan layanan jemput bola kepada masyarakat melalui kegiatan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) yang digelar di Kecamatan Tirtajaya pada Rabu, 24 Juni 2026.

Kegiatan tersebut menjadi upaya Bapenda untuk mempermudah masyarakat, khususnya di wilayah pesisir utara Karawang, dalam mengakses layanan administrasi perpajakan daerah tanpa harus datang ke kantor Bapenda di pusat kota.

Dalam kegiatan yang dipantau langsung oleh Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, Bapenda membuka dua loket layanan utama, yakni Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Melalui layanan ini, masyarakat dapat memperoleh informasi, berkonsultasi, hingga melakukan pembayaran pajak daerah secara lebih mudah, cepat, dan efisien.

Kepala Bapenda Kabupaten Karawang menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Tirtajaya yang dinilai memiliki tingkat kepatuhan pajak yang baik. Menurutnya, kepatuhan tersebut merupakan bentuk partisipasi nyata masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui penerimaan pajak yang digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Karawang.

Selain menghadirkan layanan perpajakan, Gebyar PATEN 2026 di Kecamatan Tirtajaya juga diramaikan dengan berbagai pelayanan dari sejumlah instansi, di antaranya layanan administrasi kependudukan, SIM Keliling, pelayanan kesehatan, layanan perbankan, hingga pameran produk unggulan UMKM lokal.

Melalui kehadiran layanan terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap masyarakat semakin mudah mengakses berbagai layanan publik sekaligus meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban perpajakan sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan daerah.

(LK)

Berita Terkait

Proyek JUT Mekarjaya Jadi Perhatian, Warga Soroti Dugaan Ketebalan Base Course
Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh
Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa
Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru