Jalan Pantura Rusak Parah, Nurdin Syam: Keselamatan Rakyat Dikorbankan Atas Nama “Efisiensi”

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 01:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Kerusakan parah Jalan Pantura Karawang kembali menjadi sorotan tajam. Aktivis Karawang yang juga CEO Lintaskarawang.com, Nurdin Syam yang akrab disapa Mr Kim, mengkritik keras kondisi jalan nasional tersebut yang hingga hari ini masih dipenuhi lubang berbahaya dan genangan air hujan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, kerusakan jalan terjadi mulai dari perbatasan Kabupaten Bekasi tepatnya Jembatan Citarum Tanjung Pura, hingga Jembatan Kali perbatasan Kecamatan Jatisari, Karawang dengan Kabupaten Subang. Di banyak titik, aspal berlubang kembali menganga setelah diguyur hujan, meski sebelumnya sempat dilakukan perbaikan.

“Beberapa hari lalu memang ada perbaikan, tapi faktanya hanya tambal sulam aspal. Begitu hujan turun, jalan kembali rusak, berlubang, dan membahayakan pengguna jalan. Ini bukan perbaikan, ini akal-akalan,” tegas Nurdin Syam, Rabu (10/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pola tambal sulam yang terus diulang justru memperlihatkan kegagalan dalam perencanaan dan pengawasan, terutama karena Jalan Pantura Karawang berada di bawah kewenangan PPK 1.1 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai penanggung jawab perbaikan dan pengawasan.

Ironisnya, di tengah kondisi jalan yang membahayakan keselamatan publik, justru mencuat informasi bahwa tahun 2026 tidak ada anggaran perbaikan jalan secara menyeluruh dengan alasan klasik: efisiensi anggaran.

Baca Juga:  Musyawarah Desa Cikampek Selatan Bahas Pembentukan Karang Taruna

“Ini yang bikin saya geram. Alasannya selalu efisiensi. Saya mau tanya, siapa itu efisiensi? Orang mana efisiensi? Kok keselamatan rakyat selalu kalah oleh dalih efisiensi?” sindir Nurdin Syam dengan nada keras.

Ia menilai alasan efisiensi tidak bisa dijadikan pembenaran ketika nyawa dan keselamatan pengguna jalan dipertaruhkan. Jalan Pantura merupakan jalur vital nasional yang dilintasi kendaraan berat, angkutan logistik, dan ribuan masyarakat setiap hari.

“Kalau jalan nasional dibiarkan rusak begini, itu sama saja membiarkan kecelakaan terjadi pelan-pelan. Keselamatan pengguna jalan jauh lebih utama daripada efisiensi versi meja rapat,” lanjutnya.

Nurdin Syam juga menegaskan bahwa negara tidak boleh abai terhadap kewajibannya dalam menyediakan infrastruktur jalan yang layak dan aman. Ia meminta Kementerian PU dan PPK 1.1 tidak sekadar hadir di atas kertas, tetapi bertanggung jawab secara nyata di lapangan.

“Jangan sampai negara terlihat rajin bicara efisiensi, tapi lalai melindungi rakyatnya sendiri. Kalau ini terus dibiarkan, publik berhak curiga: yang dihemat itu anggaran, atau tanggung jawab?” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PPK 1.1 Kementerian PU terkait kondisi terkini Jalan Pantura Karawang dan rencana penanganan permanen ke depan. (LK)

Berita Terkait

LBH Karang Taruna Karawang Kawal Tuntas Kasus Dugaan Penculikan dan Penganiayaan Pengurus Karang Taruna
Dede Mulyana Kecam Dugaan Penculikan dan Penganiayaan Pengurus Karang Taruna Tamelang, Minta Kasus Diusut Tuntas
Seruan Musyawarah Berujung Dugaan Penculikan, Pengurus Karang Taruna Tamelang Mengaku Disiksa OTK
Petani dan DPRD Bersihkan Irigasi di Depan Kantor Kecamatan, Aparatur Kecamatan Rawamerta Jadi Sorotan
Pasokan Listrik Jawa Barat Kembali Normal, PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Telah Pulih
Pungutan Pelepasan dan Pendaftaran SMP di SDN Karyasari 1 Disorot, Wali Murid Pertanyakan Dasar Penarikan Biaya
PLN UP3 Karawang Terima Audiensi FMKN, Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kelistrikan
GMPI Soroti Dugaan Kasus Oknum Kadis Karawang, Bunda Ani: Jangan Ada Pejabat Berlindung di Balik Jabatan
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:26

Warga Cibuntu Gelar Tradisi Babarit Sedekah Bumi Sebagai Wujud Syukur kepada Tuhan

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:30

Posyandu ILP Cempaka 2 Jadi Percontohan, Warga Sumurlaban Nikmati Layanan Kesehatan dari Balita hingga Lansia

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:34

Pembangunan Drainase di Dusun Karajan Utara Disambut Antusias Warga, Bantu Kurangi Risiko Banjir

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:50

Pemdes Warudoyong Selatan dan PJT II Gotong Royong Tanggapi Tanggui Jebol, Evaluasi Pengambilan Air Jadi Sorotan.

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:12

Reses II DPRD Jabar, Pipik Taufik Ismail Berkomitmen Perjuangkan Aspirasi Warga Tirtamulya

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:08

Delapan Kedusunan di Gintungkerta Meriahkan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Dusun Gintung Salam Raih Juara Pertama

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:45

Bupati Aep: Tahun Baru Islam Momentum Mempererat Persatuan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:09

Pentas Seni Pelepasan Siswa Kelas 9 dan Kenaikan Kelas SMPN 2 Cibuaya Berlangsung Meriah

Berita Terbaru