Pasca Cuaca Ekstrem, Aktivis Karawang Minta Pemerintah Gerak Cepat Perbaiki Jalan

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurdin Syam (Mr Kim) CEO Lintas karawang

Nurdin Syam (Mr Kim) CEO Lintas karawang

Karawang | Lintaskarawang.com – Setelah beberapa waktu terakhir wilayah Karawang dan sekitarnya diguyur cuaca ekstrem, kondisi cuaca kini berangsur kembali normal. Namun, dampak yang ditinggalkan masih sangat dirasakan masyarakat, khususnya pada kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan parah.

Banyak ruas jalan, baik jalan nasional, provinsi, hingga kabupaten, saat ini dipenuhi lubang dan mengalami kerusakan total. Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Aktivis Karawang, Nurdin Syam yang akrab disapa Mr Kim, angkat bicara terkait persoalan tersebut. Ia mendesak pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten agar segera melakukan perbaikan secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Cuaca sudah mulai normal, seyogyanya pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten segera turun tangan memperbaiki lintasan jalan-jalan yang berlubang dan rusak total. Jangan sampai dibiarkan terlalu lama,” tegas Nurdin Syam, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga:  Peletakan Batu Pertama Kantor DPD NasDem Karawang, Simbol Eksistensi dan Komitmen untuk Rakyat

Menurutnya, jika kerusakan jalan tidak segera ditangani, maka potensi kecelakaan lalu lintas akan terus meningkat dan menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

“Kalau dibiarkan, kami sangat khawatir korban kecelakaan lalu lintas akan terus berjatuhan. Ini bukan lagi soal kenyamanan, tapi sudah menyangkut keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Nurdin Syam yang juga dikenal sebagai CEO LintasKarawang menilai perbaikan infrastruktur jalan harus menjadi prioritas utama pasca cuaca ekstrem, mengingat jalan merupakan sarana vital aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Ia pun berharap pemerintah tidak saling lempar tanggung jawab terkait kewenangan jalan, melainkan segera mengambil langkah konkret di lapangan.

“Masyarakat menunggu aksi nyata, bukan sekadar wacana. Jalan yang aman adalah hak rakyat,” pungkasnya. (LK)

Berita Terkait

Proyek JUT Mekarjaya Jadi Perhatian, Warga Soroti Dugaan Ketebalan Base Course
Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh
Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa
Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru