Pengerjaan Proyek SMKN Batujaya Tuai Kritik, Pekerja Diduga Tak Gunakan APD

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 04:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: Victor Edison ketua umum Gerakan Taruna indonesia

Keterangan Poto: Victor Edison ketua umum Gerakan Taruna indonesia

Karawang, Lintaskarawang.com – Pengerjaan proyek pembangunan di SMKN Batujaya, yang beralamat di jalan raya Batujaya, dusun teluk Ampel, Desa Karyamakmur, Kabupaten Karawang, menuai kritik tajam dari Ketua Umum Gerakan Taruna Indonesia (Getar), Victor Edison. Kritikan ini muncul setelah ditemukannya sejumlah pekerja yang diduga tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja di area proyek.

Padahal, penggunaan APD merupakan kewajiban mutlak bagi setiap pekerja proyek sesuai aturan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). APD berfungsi mencegah kecelakaan kerja dan meminimalkan risiko bahaya di lingkungan konstruksi. Kewajiban tersebut berlaku bagi semua pihak yang berada di area pekerjaan, dan jenis APD harus disesuaikan dengan potensi bahaya masing-masing aktivitas.

Dasar hukum mengenai penggunaan APD tercantum dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor Per.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri. Selain itu, pengaturan yang lebih spesifik untuk sektor konstruksi diatur melalui Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05/PRT/M/2014 tentang Pedoman Sistem Manajemen K3 (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum.

Victor Edison menegaskan, mengabaikan penyediaan dan pengawasan penggunaan APD bukanlah hal sepele. Menurutnya, pelanggaran tersebut dapat berujung pada sanksi administratif, pidana, hingga perdata sesuai regulasi yang berlaku.

“Jika memang perusahaan tersebut telah mengabaikan, ini harus menjadi catatan penting. Dinas Pendidikan Provinsi terbukti pengawasannya tidak berjalan dan ini bertentangan dengan semangat Gubernur, yang dalam berbagai kesempatan selalu mengingatkan agar perusahaan bersikap profesional, saya minta perusahaan tersebut di blacklist untuk tidak dipakai lagi,” tegas Victor, Minggu (23/11/25).

Ia juga mendorong agar perusahaan pelaksana proyek dilakukan audit menyeluruh dan menghentikan sementara aktivitas pembangunan sampai ada perbaikan standar keselamatan kerja.

“Kalau bisa perusahaan itu diaudit saja dan hentikan sementara, kepala sekolah sebagai penerima manfaat pun harus aktif, artinya ikut bertanggung jawab saat pembangunan proyek berlangsung. Kesan yang muncul, kepala sekolah pun acuh, tidak ada kepedulian, Itu penting untuk dievaluasi,” pungkasnya. [Aan]

Berita Terkait

Sekretaris I MUI Karawang Soroti Maraknya Peredaran Tramadol dan Eximer, Dampak Mengancam Generasi Muda
Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum
Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana
Digempur Polisi! 37 Tersangka dan Puluhan Ribu Pil Haram Dibongkar di Karawang
Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku
Kegembiraan Berubah Duka, Penganiayaan di Acara Nikahan Renggut Nyawa
Dugaan Oknum TNI dan Kematian Alfin
Pencurian Motor di Karawang Terungkap Lewat CCTV, Warga Diminta Waspada
Berita ini 21 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:23

Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 14:51

DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak

Kamis, 16 April 2026 - 05:09

Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana

Minggu, 12 April 2026 - 05:24

Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku

Rabu, 8 April 2026 - 09:47

APBN untuk Motor Listrik, Bukan Gizi? Ujang Suhana Warning BGN soal Potensi Pemborosan Negara

Rabu, 8 April 2026 - 03:25

Lurah Palumbonsari, Indra Sudrajat Kunjungi Rumah Duka Warga yang Meninggal di Medan

Selasa, 7 April 2026 - 03:29

Pansus DPRD Karawang Genjot Raperda Perpustakaan, Soroti SDM dan Digitalisasi

Selasa, 7 April 2026 - 03:17

Pansus DPRD Karawang Intensif Bahas Raperda LKPJ 2025, Evaluasi Kinerja dan Capaian Makro

Berita Terbaru