Kang Cucu Musisi Karawang yang Menjaga Warisan Budaya Lewat Musik Tradisi

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 14:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG, Lintaskarawang.com – Karya dan perjalanan hidup musisi Kang Cucu mencerminkan dedikasi total terhadap pelestarian budaya lokal. Seniman asal Warung Bambu, Karawang Timur ini memilih jalur sunyi sebagai pelestari budaya setelah meninggalkan dunia musik modern, termasuk Karya Awewe MPD.

Lahir di Karawang pada 12 April 1990, Kang Cucu memulai karier musiknya di jalur indie sejak 2005, dengan mengusung aliran metal dan pop alternatif. Namun pada tahun 2013, ia mengambil langkah drastis dengan beralih sepenuhnya ke musik tradisi Sunda Karawang.

Kekarawangan Membangkitkan Spirit dan Pangeling

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak beralih ke musik tradisional, Kang Cucu konsisten menghadirkan karya-karya yang mengangkat isu lingkungan, keadilan sosial, serta dinamika kehidupan masyarakat Karawang. Semua itu dikemas dalam nuansa “kekarawangan” yang kuat, sebagai identitas khas daerah yang ingin ia angkat dan lestarikan.

Tujuan utamanya adalah untuk membangkitkan spirit dan menjadi pangeling (pengingat) akan pentingnya menjaga akar budaya dan kearifan lokal.

Ia menggunakan musik sebagai media edukasi dan kritik sosial. Sejumlah karya yang telah ia hasilkan antara lain:

Baca Juga:  Aksi Donor Darah & Cukur Gratis di Ponpes GIC Cengkong Karawang

Ngrangrangan
Napak Jagad Adipati Singaperbangsa
Rajah Kalamangsa
Puredalem
Taruna Kandaga
Tanjung Pakis
Sabar
Karawang
Susahna Di Gawe
Bingung Ku Linglung
Jalan Hideung
Ema
Randa Motekar
Gurat Cimata Cinta dan lainnya.

Apalah Arti Penghargaan Tanpa Karya Nyata

Perjalanan Kang Cucu tidak selalu mudah. Ia menghadapi banyak tantangan, termasuk tekanan mental, teror, dan minimnya apresiasi dari instansi atau dinas terkait. Namun, ia tetap teguh pada prinsipnya.

Apalah arti sebuah penghargaan tanpa karya yang nyata

Filosofi tersebut menjadi pegangan hidupnya, menandakan bahwa dampak nyata jauh lebih penting ketimbang penghargaan simbolik.

Impian Budaya Karawang Tak Hilang Ditelan Zaman

Satu-satunya harapan Kang Cucu adalah agar kesenian dan kebudayaan Karawang tetap hidup dan tidak punah. Ia ingin memastikan bahwa lagu-lagu tradisi dapat diwariskan dengan baik kepada generasi mendatang, dan tidak hanya menjadi kenangan.

Dedikasi Kang Cucu membuktikan bahwa melestarikan budaya adalah tugas mulia yang membutuhkan ketulusan, keberanian, dan keteguhan hati jauh lebih penting daripada sekadar mencari pengakuan.

(Ripai)

Berita Terkait

Yusron GIBAS Sentil KIM: Kalau Ada Pelanggaran, Tunjukkan Oknum, Jangan Pukul Rata Ormas
Bupati Karawang Gelar Mancing Gratis Serentak di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393 di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393
Padukan Seni Urban dan Budaya Lokal, Karawang Urban Culture Vol. 2 Dongkrak Omzet UMKM Tembus Rp1,16 Miliar
16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:14

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Lemah Duhur, Musholah Bocor hingga Irigasi Sawah Jadi Sorotan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:13

Panglima Chaunk Resmi Pimpin HANKAM DPP GMPI, Dewa Sena Serahkan SK Secara Langsung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:49

Kang Bagas Optimistis Abdul Gofur Unggul di Pilkades Wadas, SIWADAS Jadi Program Andalan Transparansi Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:32

Kebakaran Hebat Kantor BPN Karawang, Wamen ATR/BPN Tinjau Lokasi Kejadian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:09

MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:54

FMSB Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Soroti Tantangan Industrialisasi di Kabupaten Subang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:51

Novia Nurfitriani, S.H. Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD Rengasdengklok Selatan

Berita Terbaru