Ifan Fansuri Kritik Pernyataan Sekretaris DKM Versi DMI Eka Priadi

- Penulis

Sabtu, 22 Februari 2025 - 02:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Ifan Fansuri menanggapi pernyataan Sekretaris DKM versi DMI, Eka Priadi, yang disampaikan melalui media online Pilarjabar pada Jumat (21/2/2025). Ifan menilai pernyataan Eka yang mempertanyakan masyarakat mana yang menggugat sebagai sikap yang tidak bijak dan cenderung sombong.

“Pernyataan tersebut tidak pantas keluar dari seorang organisatoris. Kami yang menolak DKM versi DMI adalah warga asli Kaum, pituin Kaum, para RT, RW, serta perwakilan pemuda. Penolakan ini jelas merepresentasikan warga Kaum dan sekitarnya,” ujar Ifan pada Sabtu (22/2/2025).

Lebih lanjut, Ifan menyebut bahwa wajar jika Sekretaris DKM versi DMI mempertanyakan hal ini, karena menurutnya, Eka bukan berasal dari Kaum. “Mungkin yang dia kenal hanya tetangga kiri kanan lokasi Masjid Agung saja. Kocak,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ifan juga menegaskan bahwa Masjid Agung Karawang bukan milik pemerintah daerah, melainkan berdiri di atas tanah wakaf yang diwariskan oleh orang tua mereka. Namun, seiring perkembangan zaman, ada bagian tanah yang merupakan milik pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam pengelolaannya.

“Kita tidak bisa menutup mata bahwa keterlibatan pemerintah daerah turut berkontribusi terhadap perkembangan Masjid Agung Karawang hingga saat ini. Pemerintah dalam hal ini berperan sebagai pembina masjid di Kabupaten Karawang dan menjalankan peraturan yang berlaku, seperti Kepdirjen Bimas Islam No. DJ.II/802 Tahun 2014 tentang standar pembinaan manajemen masjid oleh Kementerian Agama,” jelasnya.

Baca Juga:  HUT ke 66 Pemuda Pancasila Karawang Momentum Perkuat Solidaritas dan Komitmen Kebangsaan

Ifan juga mempertanyakan arah kebijakan pengelolaan Masjid Agung Karawang ke depan. “Kami ingin tahu, mau dibawa ke mana Masjid Agung ini? Apakah sudah tidak takut kualat?” ucapnya dengan nada kritis.

Terkait perubahan nama Masjid Agung Karawang menjadi Masjid Agung Syeh Quro, Ifan menilai bahwa hal ini bukan sekadar penambahan diksi semata, melainkan ada hal yang ditutup-tutupi. Ia juga menyinggung pembentukan Yayasan Masjid Agung Karawang oleh Ketua DKM pada Agustus 2017.

“Dengan adanya yayasan ini, aliran dana sumbangan dan dana lainnya masuk melalui yayasan. Oleh karena itu, kami berharap ada audit oleh Aparat Penegak Hukum (APH) terkait keberadaan yayasan ini agar tidak menjadi sumber perpecahan di kemudian hari. Apakah karena alasan ini pengurus sekarang bersikeras mempertahankan kebijakan mereka?” imbuhnya.

Sebagai penutup, Ifan berharap pengelolaan Masjid Agung Karawang ke depan dapat dikelola oleh orang-orang yang kompeten, berakhlak baik, serta mampu menjalin koordinasi antara ulama dan umara demi kemaslahatan umat. (LK)

Berita Terkait

Yusron GIBAS Sentil KIM: Kalau Ada Pelanggaran, Tunjukkan Oknum, Jangan Pukul Rata Ormas
Bupati Karawang Gelar Mancing Gratis Serentak di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393 di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393
Padukan Seni Urban dan Budaya Lokal, Karawang Urban Culture Vol. 2 Dongkrak Omzet UMKM Tembus Rp1,16 Miliar
16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:33

Bukan Sekadar Klarifikasi! 234 SC Minta Dugaan Insiden Kimia Pindo Deli II Diusut Tuntas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:48

Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Karawang: Kebocoran Gas Berulang di PT Pindo Deli 2, KOALISI ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL KARAWANG Tuntut Pencabutan Izin Produksi unit caustic soda plant pt pindo deli 2

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:09

Penampungan Oli di Waringinjaya Disorot, Air Kali Menghitam hingga Warga Keluhkan Bau Menyengat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:09

Keren! Produk Kreatif Karawang Tembus Nigeria, Inovasi Olah Limbah Industri Dilirik Menteri Ekraf

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:08

Gebyar PATEN Hadir di Kecamatan Rengasdengklok, Warga Dapat Mengakses Beragam Layanan Publik hingga Sunat Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:31

Dugaan Perbuatan Melanggar Hukum oleh PT. NIJ terhadap PT Saptari Sentosa Sejahtera Resmi Layangkan Gugatan di Pengadilan Negeri Karawang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:56

Motor Warga Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Pedes, Pengawas Minta Maaf

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:13

FMSB TEGAS: JANGAN TERBITKAN IZIN UNTUK PT CMM JIKA LOKASINYA TIDAK SESUAI PERUNTUKAN!

Berita Terbaru