Desa Mulyajaya Disorot, Kasi PMD Kutawaluya: Sudah Kami Tegur, Dana Desa Tahap II Belum Bisa Cair

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 07:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Karawang, Lintaskarawang.com – Polemik realisasi Dana Desa (DD) tahap I di Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, terus memantik sorotan publik. Dari total Rp411 juta yang diterima, sejumlah program prioritas justru masih tersendat, sehingga menimbulkan tanda tanya besar terkait kinerja pemerintah desa.

Hasil monitoring dan evaluasi (Monev) di lapangan mengungkapkan, tiga program utama belum tuntas direalisasikan. Pertama, program ketahanan pangan senilai Rp118.873.700, meski tercatat sewa sawah sudah dilakukan, namun lahan tersebut kembali dikontrakkan lagi hingga memunculkan dugaan penyimpangan. Kedua, pengadaan mobil ambulans senilai Rp197 juta yang tak kunjung rampung. Ketiga, aksesoris ambulans senilai Rp20,5 juta yang hingga kini masih menggantung.

Kasi PMD Kecamatan Kutawaluya, Neni, saat dikonfirmasi Lintaskarawang.com, pada Senin (29/9/2025) tak menampik adanya persoalan tersebut. Ia menegaskan pihak kecamatan sudah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang, serta Inspektorat. Bahkan, langkah tegas berupa teguran terhadap Kepala Desa Mulyajaya juga telah dilakukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah koordinasi dengan DPMD Kabupaten Karawang dan Inspektorat, juga sudah menegur langsung kepala desa Mulyajaya agar segera menyelesaikan realisasi Dana Desa tahap I. Dipastikan kalau tahap I belum selesai, maka Dana Desa tahap II tidak akan digelontorkan,” ujar Neni.

Baca Juga:  RAPAT INTERNAL BERUJUNG DUGAAN PENYELEWENGAN? Pengelolaan BUMDes Rengasdengklok Selatan Disorot Tajam

Ia menambahkan, persoalan ini juga sudah dilaporkan terlebih dahulu kepada Camat Kutawaluya. “Pak Camat menyarankan untuk melaporkannya ke DPMD dan Inspektorat, dan itu sudah kami lakukan,” sambungnya.

Pernyataan Kasi PMD Kutawaluya tersebut semakin menegaskan lemahnya tata kelola Dana Desa di Mulyajaya. Pasalnya, 11 desa lain di Kutawaluya mampu menuntaskan realisasi tahap I tepat waktu, sementara Mulyajaya justru tertinggal jauh. Kondisi ini bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga menghambat pencairan tahap berikutnya yang sangat dibutuhkan warga.

Transparansi dan akuntabilitas pun kini dipertanyakan. Publik mendesak agar Inspektorat maupun DPMD Karawang segera turun tangan melakukan audit lebih dalam, demi menghindari adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan potensi kerugian negara.

Kasus Mulyajaya ini menjadi cermin buram pengelolaan Dana Desa yang seharusnya menyasar kepentingan masyarakat. Jika dibiarkan berlarut-larut, kepercayaan warga terhadap pemerintah desa bisa runtuh, sementara pembangunan yang mestinya berjalan justru mandek di tengah jalan. (LK)

Berita Terkait

Digiling Dulu, Klarifikasi Belakangan: Sikap Pemdes Kalangsurya Dinilai Mengalihkan Tanggung Jawab
“Ayo Bayar PBB Tepat Waktu” Bapenda Karawang Gencarkan Sosialisasi Lewat Spanduk di Titik Strategis
REHABILITASI HABITAT OWA JAWA DI SANGGABUANA, AOP DAN SCF BANGUN RUMAH BIBIT
Kades Sumurkondang Dilaporkan ke Kejari Karawang, Diduga Intervensi Pengelolaan Limbah dan Ajukan Sewa Jalan Rp200 Juta
Diduga Komersialisasi Jalan Umum, Kades Sumurkondang Ajukan Sewa Rp200 Juta per Tahun
Peringatan LBH LBN: Ancaman Narkoba di Indonesia Dianalogikan dengan China Abad ke-19
Tanah Diduga Dikuasai Ilegal, Nurtisem Lawan Balik Tempuh Jalur Hukum
Darurat Obat Terlarang! Kaka Ace Desak Penindakan Tanpa Tebang Pilih
Berita ini 91 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:40

Anggota DPRD Karawang Tegaskan Aksi Mahasiswa Bagian dari Hak Konstitusional, Aspirasi Siap Ditindaklanjuti

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:57

Ujang Suhana Serukan Buruh Merdeka dari Tekanan Pengusaha dan Penguasa

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:10

Inspiratif! Wawan Setiawan Bangun Usaha Lele Sambil Bekerja, Kini Pimpin Kelompok Tani

Kamis, 30 April 2026 - 07:46

Kelola Dapur SPPG, Yayasan Pangan Lestari Nusantara Dikritik Abai pada UMKM

Rabu, 29 April 2026 - 06:03

Mpit Melangkah, Panggung Pilkades Cengkong Kian Bergairah

Senin, 27 April 2026 - 06:31

Lewat Drama Tole Iskandar, PSN Kobarkan Nasionalisme di HUT Depok

Sabtu, 25 April 2026 - 04:23

Kirab Budaya Perdana Kongco Shia Djin Kong Meriahkan Rengasdengklok

Rabu, 22 April 2026 - 11:19

Incumbent Juhendi Sinyalkan Maju Lagi di Pilkades Karanghaur

Berita Terbaru