Kelola Dapur SPPG, Yayasan Pangan Lestari Nusantara Dikritik Abai pada UMKM

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 07:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: SPPG Yayasan Pangan Lestari Nusantara (doc.istimewa)

Poto: SPPG Yayasan Pangan Lestari Nusantara (doc.istimewa)

Karawang | Lintaskarawang.com – Harapan besar masyarakat terhadap dampak ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai diuji.

Di tengah ambisi pemerintah meningkatkan gizi anak sekaligus menggerakkan ekonomi lokal, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang justru mengaku belum merasakan manfaat nyata.

Keberadaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Yayasan Pangan Lestari Nusantara di lingkungan RT 21/RW 04 dinilai belum membuka ruang kolaborasi bagi warga sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, sejak awal program ini digulirkan, masyarakat berharap bisa terlibat sebagai mitra penyedia bahan pangan maupun pendukung operasional dapur.

Salah satu pelaku UMKM setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya, ia menyebut, hingga kini belum ada langkah konkret dari pengelola untuk menggandeng usaha warga.

“Kami berharap adanya dapur SPPG di lingkungan kami bisa mendorong usaha kami, minimal ada kerja sama, supaya ekonomi di kampung juga ikut sejahtera,”ujarnya saat ditemui, Kamis (30/04/26).

Menurutnya, program MBG seharusnya tidak hanya fokus pada peningkatan gizi anak, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekitar, terutama bagi pelaku usaha kecil yang selama ini bergantung pada pasar lokal.

Namun, saat dikonfirmasi, pihak internal SPPG mengaku belum memiliki kewenangan terkait kerja sama dengan UMKM, koordinator lapangan yang dihubungi melalui pesan WhatsApp menyatakan bahwa dirinya hanya bertugas dalam proses perekrutan tenaga kerja.

Baca Juga:  Bupati dan Wakil Bupati Karawang Tinjau Posko Pengungsi Banjir di Desa Sukamakmur dan Purwadana

“Saya kurang tahu persis, saya hanya pekerja untuk perekrutan tenaga kerja. Untuk kerja sama dengan warga atau suplai bahan makanan, belum ada perintah dari pengelola, silakan langsung ke pihak yayasan,” ujarnya.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, di satu sisi program MBG digadang-gadang sebagai solusi ganda mengatasi gizi buruk sekaligus membuka lapangan kerja, namun di sisi lain, implementasi di lapangan dinilai belum sepenuhnya berpihak pada pemberdayaan ekonomi lokal.

Warga menilai, tanpa keterlibatan UMKM setempat, potensi perputaran ekonomi di tingkat desa menjadi tidak maksimal.

Padahal, keberadaan dapur SPPG seharusnya bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi baru, mulai dari penyedia bahan pangan, jasa distribusi, hingga tenaga pendukung lainnya.

Masyarakat pun mendesak pengelola dapur SPPG agar segera membuka ruang dialog dan kemitraan, selain untuk meningkatkan produktivitas usaha warga, langkah tersebut dinilai penting guna menekan angka pengangguran di wilayah sekitar.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Yayasan Pangan Lestari Nusantara terkait mekanisme kerja sama dengan pelaku UMKM lokal.

Penulis: Apih Kasur

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Kabid SDA PUPR Karawang Sulit Dihubungi, Layakkah Disebut Pelayan Publik?
Ribuan Warga Waringinjaya Meriahkan HUT RI ke-81, GRC 1 & 2 Gelar Karnaval hingga Gerak Jalan Santai
Reses III Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin Serap Aspirasi Warga Perumahan Niera Palumbonsari
Dukungan Menguat, Ade Santi Resmi Daftar sebagai Calon PAW Kepala Desa Gempol Sari
Dion Surya Sukanda Nomor Urut 2 Menangkan Pemilihan Anggota BPD Karyasari dengan 36 Suara
Peringatan Keras Tim PAW Ade Santi, Mr. Kim: Panitia Diminta Jaga Independensi Pemilihan PAW Kades Gempolsari
Leni Marlina Nomor 3 Raih Suara Terbanyak, Terpilih sebagai Perwakilan Perempuan BPD Desa Gombongsari
Iid Abdul Muid Terpilih Secara Aklamasi sebagai BPD Keterwakilan Dusun Desa Sampalan Periode 2026–2034
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41

Direktur CV. Pakar Bangunan Konstruksi,Nurhali Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong dan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35

Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:48

Puji Gerak Cepat Bupati Karawang, Ketua Pembina KIS Esther Tan Apresiasi Penanganan Kasus Karmila

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:15

Langkah Cepat Pemkab Karawang Atasi Kendala Sekolah Ananda Karmila, Tuai Apresiasi dari PSI dan Komunitas KIS

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 04:13

Desa Payungsari Sukses Laksanakan Penetapan Calon Anggota BPD 2026 – 2034 Sesuai Perbup Karawang No.24 Tahun 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:23

Pendidikan politik repdem Karawang jadi momentum Perkuat solidaritas dan mantapkan barisan hadapi tantangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:14

Peduli Kesehatan Masayarakat, RSUD Jatisari Buka Stand Pelayanan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat Di Gebyar Paten Kecamatan Jatisari

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:51

Masyarakat Dusun Bojong Karya II Didorong Kelola Limbah Organik Jadi Eco Enzym dan Komposter Oleh Mahasiswa KKN UBP Karawang.

Berita Terbaru