Klarifikasi Ambulans Desa Sindangmukti, Kades Tegaskan Komitmen Pelayanan Warga

- Penulis

Rabu, 17 September 2025 - 08:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Pemerintah Desa Sindangmukti menggelar acara minggon desa pada Rabu (17/9/2025) dengan agenda utama klarifikasi isu terkait mobil ambulans desa. Kegiatan ini turut menghadirkan tokoh masyarakat setempat dan Camat Kutawaluya agar informasi yang berkembang di publik bisa diluruskan secara terbuka.

Kepala Desa Sindangmukti menegaskan bahwa sejak dirinya menjabat, mobil ambulans desa tetap ada meskipun kondisinya sering mengalami kerusakan. “Alhamdulillah mobil ambulans itu ada, walaupun sering rusak dan membutuhkan biaya perawatan yang besar. Setelah dilakukan survei oleh bagian aset Pemda, mobil itu dinyatakan tidak layak pakai dan akhirnya kami kembalikan pada Februari 2025,” jelasnya.

Ia mengakui sejak Februari 2025 tidak ada lagi mobil operasional di desa. Namun, pelayanan kepada masyarakat disebut tetap berjalan maksimal. “Kami sudah menyampaikan kepada PSM dan aparat desa, bila ada warga sakit dan membutuhkan pertolongan cepat, tetap bisa difasilitasi. Jangan sampai pelayanan berhenti hanya karena tidak ada ambulans,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, pihak desa telah memasukkan usulan pengadaan ambulans baru dalam Musrenbang Desa pada Agustus 2025 untuk diprioritaskan di tahun 2026. “Kita sudah cantumkan dalam musrenbang. Selanjutnya tinggal menunggu hasil dari skala prioritas Pemda,” tambahnya.

Menanggapi isu di media sosial yang menyebut dirinya tidak akan pernah mengadakan ambulans, Kepala Desa Sindangmukti menilai informasi itu menyesatkan. “Saya tidak pernah didatangi karang taruna untuk membahas ambulans. Isu di medsos itu tidak benar. Jangan sampai masyarakat mudah terpancing kabar yang tidak jelas,” ungkapnya.

Baca Juga:  Keluarga Komarudin Mencari Anak Mereka yang Hilang Sejak 7 Januari 2025

Dalam sesi tanya jawab, seorang warga yang disebut-sebut sebagai penggerak isu menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengaku sebagai karang taruna. Ia menyatakan hanya menyampaikan keresahan warga terkait kebutuhan mendesak akan ambulans. “Saya tidak bohong. Apa yang saya sampaikan murni aspirasi masyarakat. Saya malu kalau warga harus dibawa dengan ambulans desa lain. Itu menyedihkan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kebutuhan ambulans pernah diusulkan dalam forum desa oleh PSM dan Ia hadir disaat masih aktif (Karangtaruna-red). “Ambulans itu sangat urgen, ini soal nyawa. Saya hanya ingin desa ini lebih peduli dan transparan,” tegasnya.

Ia menilai forum klarifikasi ini sebagai langkah positif untuk menjaga kondusivitas desa. “Kami hadir di sini sebagai bukti cinta pada Desa Sindangmukti. Harapannya, jika ada musdus atau musdes, masyarakat dilibatkan agar aspirasi bisa tersampaikan. Dengan begitu, tidak ada anggapan bahwa kebijakan desa mengabaikan suara warga,” ujarnya.

Acara minggon desa akhirnya ditutup dengan kesepakatan bersama untuk mencari solusi terbaik terkait pelayanan kesehatan masyarakat. Semua pihak berharap, polemik di media sosial tidak lagi memecah belah warga, melainkan menjadi bahan evaluasi demi membangun Desa Sindangmukti yang lebih baik. (LK)

Berita Terkait

GMPI Rengasdengklok Selatan Pertanyakan Mekanisme Pembagian Undangan Beras Bapanas, Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum BPD Berinisial DS
Banyak Kepala Desa Absen di Peringatan Hari Jadi Karawang ke-393 Tingkat Kecamatan Pedes, Hanya Empat yang Terlihat Hadir
Natala Sumedakap Cup 8 Resmi Bergulir, 64 Pasangan Ganda Ramaikan Turnamen Badminton HUT Karawang ke-393
Anggota KPPS Desa Sampalan Resmi Dilantik, Siap Kawal Pilkades 2026 Berlangsung Jujur, Aman, dan Kondusif,
Rescue Karang Taruna dan Warga Bengle Bersatu Bersihkan Lingkungan, Semangat Gotong Royong Warnai HUT Karawang ke-393
Normalisasi Irigasi KW 15 Dimulai, BBWS Citarum Pimpin Pengerukan Sedimentasi Demi 13 Ribu Hektare Sawah Karawang Utara.
Gebyar PATEN Majalaya Hadirkan Layanan Publik, Bantuan Sosial hingga Penyerahan Kunci Rutilahu
Job Fair Gratis untuk Warga Desil 1–3, Bupati Aep Pangkas Biaya Pencari Kerja di Karawang
Berita ini 130 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru