Karawang Cetak Sejarah, Raih Rekor MURI untuk Bazar UMKM Terlama di Indonesia

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 10:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Kabupaten Karawang kembali mencatatkan sejarah baru dengan meraih rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai penyelenggara bazar UMKM terlama di Indonesia. Pengumuman resmi pencapaian ini dilakukan pada Minggu (14/9/2025) di Karawang, Jawa Barat.

Kegiatan spektakuler ini digagas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bersama para pelaku UMKM lokal. Dukungan juga datang dari MURI serta tokoh pemerintahan, termasuk Staf Khusus Kepresidenan, Tian Erbala, yang turut hadir dalam acara penyerahan penghargaan tersebut.

Rekor berhasil diraih berkat penyelenggaraan bazar dengan durasi panjang, menghadirkan ribuan produk UMKM dari berbagai sektor. Mulai dari kuliner, fashion, kerajinan tangan, hingga produk pertanian lokal, semuanya ditampilkan untuk memperkuat eksistensi UMKM Karawang di kancah nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Karawang menyampaikan bahwa capaian ini bukan hanya penghargaan, melainkan bukti nyata kekuatan UMKM Karawang dalam memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah. “Rekor ini menjadi momentum penting untuk terus mendorong UMKM agar berdaya saing, tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Karawang menghadirkan berbagai fasilitas dalam gelaran bazar ini, mulai dari kemudahan akses ke ritel modern dan hotel, sertifikasi halal, penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) gratis, hingga sistem pembayaran digital berbasis QRIS.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KadinkopUKM) Kabupaten Karawang, Dindin Rachmadhy, menegaskan bahwa penghargaan MURI ini merupakan hasil kerja kolektif. “Bapak Bupati yang memerintahkan. Kami hanya bagian kecil dari rekor MURI ini, karena banyak OPD lain yang terlibat,” ujarnya, Senin (15/9/2025).

Baca Juga:  DITEMUKAN 21 JENIS POHON FICUS DI SANGGABUANA

Menurut Dindin, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan lintas sektor. Sejumlah lembaga perbankan seperti Bank BJB dan Bank Mandiri turut membantu dengan penyediaan fasilitas tenda bagi pelaku usaha. Sementara atraksi seni dan kegiatan lomba difasilitasi oleh Disparbud, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, dan instansi lainnya. “Bapak Bupati selalu menekankan konsep super team, bukan superman. Artinya, keberhasilan ini adalah hasil gotong royong semua pihak,” tambahnya.

Penghargaan MURI untuk kategori bazar UMKM terlama mengharuskan adanya aktivitas dan interaksi setiap hari antara pedagang dan pengunjung. Untuk menjaga antusiasme, Dinas Pendidikan menggandeng guru, siswa TK, serta masyarakat melalui kegiatan seperti pencak silat, lomba menggambar, hingga pupuh di pagi hari. Adapun sore hari diisi agenda hiburan menyesuaikan kondisi cuaca Karawang yang cenderung panas.

Dindin juga menegaskan bahwa pedagang yang sebelumnya berjualan di kawasan Karang Kawitan tetap dilibatkan. “Kami tidak menyingkirkan pedagang lama. Justru omzet mereka kami data untuk memperkuat laporan rekor MURI,” jelasnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor, Bazar UMKM Karawang bukan hanya menorehkan sejarah melalui rekor nasional, tetapi juga membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Dukungan aktif masyarakat, perbankan, serta perangkat daerah menjadikan momentum ini sebagai bukti nyata kebangkitan UMKM Karawang. (LK)

 

Berita Terkait

PC IMM SUBANG SENTIL PSI JABAR: JANGAN BICARA DEMOKRASI JIKA KADERNYA DIDUGA ABAIKAN PRODUK HUKUM!
FMSB GERUDUK BYD: JANGAN JADIKAN WARGA SUBANG PENONTON
Aspirasi FMSB Tak Terjawab, Ketegasan Pemkab Subang dalam Kasus PT CMM Jadi Sorotan
Pembangunan Drainase di Pinayungan Dikeluhkan Warga, Pemasangan U-Ditch dan Kemacetan Jadi Sorotan
Resto Saung Berkah Gurame Layangkan Somasi ke Resto Sumoreang, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka
Nasabah LKM Karawang Menunggu Uang Kembali, Bupati Didesak Turun Tangan: Mengapa Belum Ada Kepastian?
DPRD Karawang Siap Kawal Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Perjuangkan Kepastian Status dan Kesejahteraan
PT NIJ Tak Hadiri RDP, DPRD Karawang Kecewa: Persoalan Kemitraan dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan
Berita ini 14 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:38

Sama-Sama Menyampaikan Informasi, JBN Karawang Jelaskan Perbedaan Pers dan Konten Kreator

Senin, 2 November 2026 - 05:26

Pemdes Rengasdengklok Selatan Tunjukkan Kepedulian, Limbah Eceng Gondok Mulai Diangkut

Minggu, 1 November 2026 - 08:28

Menangis Minta Dipulangkan dari Qatar, Rena Asal Karawang Mengaku Diminta Bayar Rp50 Juta

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:11

Cegah Luapan Air ke Permukiman, RT dan Warga Warudoyong Selatan Gelar Kerja Bakti

Jumat, 30 Oktober 2026 - 02:33

Bukan Sekadar Klarifikasi! 234 SC Minta Dugaan Insiden Kimia Pindo Deli II Diusut Tuntas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:48

Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Karawang: Kebocoran Gas Berulang di PT Pindo Deli 2, KOALISI ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL KARAWANG Tuntut Pencabutan Izin Produksi unit caustic soda plant pt pindo deli 2

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:59

Dua Pekerjaan SAB Perum Griya Indah Ciampel Disorot, Warga Pertanyakan Anggaran Rp221 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:09

Penampungan Oli di Waringinjaya Disorot, Air Kali Menghitam hingga Warga Keluhkan Bau Menyengat

Berita Terbaru