Karawang, Lintaskarawang.com – Senyum warga tampak merekah di halaman Vihara Buddha Guna Karawang pada akhir pekan ini. Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan sudah berdatangan, menantikan kegiatan makan gratis yang digelar pengurus dan umat vihara. Aroma masakan yang mengepul dari dapur sederhana bercampur dengan riuh tawa dan sapaan hangat, menciptakan suasana penuh kebersamaan.
Kegiatan sosial ini merupakan inisiatif pengurus vihara sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat Karawang yang masih banyak menghadapi tantangan. “Semoga dengan adanya makan gratis ini, masyarakat yang perekonomiannya kurang baik dapat terbantu. Rencananya, acara ini akan diadakan secara berkelanjutan, melihat dari ketertiban dan manfaatnya bagi warga,” ujar Aking Saputra, pengurus Vihara Buddha Guna, Sabtu (13/09/25).
Meja-meja panjang tersusun rapi, dipenuhi aneka hidangan sederhana namun menggugah selera. Nasi hangat, sayur, lauk pauk, hingga buah segar tersaji bagi siapa pun yang hadir. Panitia, yang terdiri dari umat vihara, tampak sigap melayani warga dengan penuh senyum dan keramahan. Tidak ada sekat, tidak ada perbedaan semua duduk bersama menikmati hidangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di antara mereka, Ujang, seorang driver ojek online, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Alhamdulillah, acara makan gratis ini sangat membantu sekali. Kami para pekerja harian sering kesulitan, apalagi kalau penumpang sepi. Mudah-mudahan acara seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya dengan wajah sumringah sambil menikmati santapan siang itu.
Antusiasme warga begitu terasa. Anak-anak tampak berlarian di halaman sambil sesekali menyantap kue yang dibagikan, sementara para orang tua saling bercengkerama. Kehangatan yang tercipta seolah menjadi bukti bahwa kegiatan ini bukan hanya soal makanan, tetapi juga tentang kebersamaan dan kepedulian.
Lebih dari itu, acara ini juga memperlihatkan indahnya toleransi di Karawang. Warga dari latar belakang berbeda hadir tanpa rasa canggung, membaur dalam suasana penuh persaudaraan. Panitia berharap, program ini bukan hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menguatkan ikatan sosial antarwarga.
“Berbagi itu sederhana, tapi dampaknya besar. Semoga dari sini, tumbuh semangat untuk saling peduli dan saling membantu,” tutup Aking, penuh harap.
Dengan berakhirnya acara makan gratis hari itu, warga pulang membawa lebih dari sekadar rasa kenyang mereka juga membawa pulang rasa hangat kebersamaan dan keyakinan bahwa kepedulian masih hidup di tengah-tengah mereka.
Penulis: Iwan
Editor: Aan













Tinggalkan Balasan