Karawang Dilanda Gempa, Sejumlah Rumah Rusak di Pangkalan dan Tegalwaru

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 18:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Guncangan gempa bumi dirasakan di wilayah Kabupaten Karawang pada Rabu malam (20/8/2025) sekitar pukul 19.55 WIB. Getaran tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan di Kecamatan Pangkalan dan Kecamatan Tegalwaru.

Berdasarkan laporan resmi dari kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, cuaca saat kejadian terpantau gerimis hingga hujan ringan. Guncangan gempa membuat sebagian warga panik dan memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Di Kecamatan Pangkalan, tercatat sebanyak dua keluarga atau lima jiwa harus mengungsi akibat dampak gempa. Selain itu, terdapat dua unit rumah mengalami kerusakan sedang, sementara tiga unit lainnya rusak ringan. Kerusakan ringan juga menimpa aula kecamatan, fasilitas kesehatan PONED, serta rumah warga sekitar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, laporan dari Kecamatan Tegalwaru menyebutkan sejumlah desa terdampak gempa, khususnya Desa Kutanggeng dan Desa Kutamaneuh. Di Desa Kutanggeng, Kampung Jungkur (RT 12/06) terdapat delapan rumah rusak sedang dengan total 9 KK dan 20 jiwa terdampak. Selain itu, di Kampung Kopi tiga rumah milik tiga KK dengan tujuh jiwa juga dilaporkan rusak sedang.

Di Desa Kutamaneuh, Kampung Lengo menjadi titik terdampak cukup parah dengan sembilan rumah rusak sedang, melibatkan 10 KK dan 22 jiwa. Secara keseluruhan, total 14 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dengan jumlah 21 KK dan 49 jiwa terdampak di wilayah Kecamatan Tegalwaru.

Baca Juga:  Kasus Penganiayaan Anak Disabilitas di Karawang Korban Meninggal Setelah Kritis Selama 7 Hari

Meski demikian, hingga laporan ini diterima, belum ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat gempa tersebut. Warga hanya mengalami kerugian material berupa rumah dan fasilitas umum yang rusak.

Camat Pangkalan dan Camat Tegalwaru bersama unsur Muspika telah melakukan koordinasi dengan BPBD Karawang untuk melakukan langkah darurat penanganan. Upaya yang dilakukan di antaranya adalah pendataan kerusakan, evakuasi warga, serta penyaluran bantuan awal.

Adapun kebutuhan mendesak yang masih diperlukan warga terdampak meliputi logistik berupa makanan siap saji, selimut, alas tidur, serta dukungan relawan dan tenaga medis.

“Laporan sementara ini akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan. Kami bersama BPBD dan pihak terkait berkomitmen melakukan langkah-langkah cepat dalam penanganan bencana,” ujar pihak kecamatan dalam laporan resmi.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi terakhir masih dalam pemantauan. BPBD Karawang mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan segera melaporkan jika terjadi kerusakan tambahan di wilayah masing-masing. (LK)

Berita Terkait

Selidiki Penyebab Kematian, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Kampung sawah
Kebakaran Hebat Hanguskan Belasan Lapak Palet di Jalur Pantura Waringinjaya, Lalu Lintas Lumpuh Total
Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, Holywings Karawang Ditutup Sementara oleh Satpol PP
Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang
Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B
Diduga Disunat, Bantuan Bibit Padi di Rengasdengklok Malah Jadi Beras
Dugaan Abuse of Power Menguat, LBH Laskar NKRI Laporkan Kades Sumurkondang ke Bupati
Berita ini 52 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 05:11

Ormas Paguyuban Masyarakat Karawang Ancam Demo 30 Hari Berturut-turut, Desak Bupati Tinjau Langsung Proyek Bermasalah

Senin, 20 Juli 2026 - 03:39

Sekda Karawang Ingatkan ASN Jaga Etos Kerja Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Omzet UMKM Tembus Rp1,19 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:53

Menggugat “Diktator Administratif Saatnya Kebijakan Kebudayaan Berpihak pada Seniman, Bukan Sekadar Kertas

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:44

DPMD dan Dinsos Karawang Perkuat Sinergi Bersama Karang Taruna, Wujudkan LKD yang Aktif, Mandiri, dan Berdaya

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:35

Serap Aspirasi Masyarakat, Pipik Taufik Ismail Dorong Percepatan Pembangunan Desa di Karawang

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:29

DPRD Karawang Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Proyeksi KUA-PPAS 2027, Bupati Tekankan Efisiensi Anggaran

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:40

Satlantas Polres Karawang Larang Mobil Pick Up Angkut Penumpang Demi Keselamatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:30

Bupati Aep Tinjau Gebyar PATEN di Karawang Barat, Salurkan Bansos dan Resmikan Program Pembangunan

Berita Terbaru