Rekrutmen PT. FCC Indonesia di SMKN 12 Bandung Tuai Kritik, Dinilai Abaikan Potensi SDM Karawang

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 03:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angga Dhita Ketua FKUB

Angga Dhita Ketua FKUB

Karawang, Lintaskarawang.com – Pelaksanaan rekrutmen tenaga kerja oleh PT. FCC Indonesia yang digelar di SMKN 12 Bandung pada Senin (21/7) menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan, khususnya masyarakat Karawang. Pasalnya, meski perusahaan tersebut beroperasi di wilayah Karawang, proses seleksi justru dilaksanakan di luar daerah dan tidak menyasar langsung sekolah-sekolah kejuruan yang ada di Karawang.

Sebanyak 13 pelamar diketahui lolos seleksi awal dalam rekrutmen tersebut dan dijadwalkan akan mengikuti Medical Check Up (MCU) sebagai tahapan lanjutan. Meskipun proses berjalan lancar dan penuh semangat dari para peserta, kritik justru muncul terkait kebijakan lokasi dan sasaran rekrutmen.

Diketahui, Karawang masih menghadapi tantangan besar dalam hal pengangguran, terutama di kalangan lulusan SMK. Ironisnya, puluhan SMK yang tersebar di Kabupaten Karawang, termasuk sekolah-sekolah unggulan, memiliki lulusan dengan kompetensi yang tidak kalah saing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Langkah PT. FCC Indonesia ini terkesan mengabaikan potensi tenaga kerja lokal Karawang. Padahal, mereka beroperasi di sini dan seharusnya mendukung program pemerintah daerah dalam mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal,” ujar Angga Dhita Ketua Forum Karawang Utara Bersatu pemerhati ketenagakerjaan di Karawang.

Baca Juga:  H. Enda Klarifikasi Tudingan AM Lewat Kuasa Hukum, Sebut Tuduhan Tak Berdasar dan Fitnah

Pemerintah daerah Karawang sendiri selama ini terus menggaungkan komitmennya untuk menekan angka pengangguran melalui sinergi dengan dunia industri dan pendidikan vokasi. Namun, kasus seperti ini justru mencerminkan adanya ketidakharmonisan antara dunia industri dan kebijakan lokal.

Pihak BKK (Bursa Kerja Khusus) di SMKN 12 Bandung pun diminta untuk lebih selektif dalam menjalin kerja sama dengan industri, terlebih bila lokasi kerja perusahaan berada di luar kota mereka. Hal ini dinilai tidak adil bagi pelajar di wilayah sekitar perusahaan yang memiliki harapan untuk mendapatkan pekerjaan sesuai jurusan dan kompetensi mereka.

“Harusnya FCC Indonesia membuka peluang yang adil bagi putra-putri Karawang. Jangan hanya memanfaatkan wilayah tapi tidak memprioritaskan warganya,” tambahnya.

Kritik ini menjadi catatan penting bagi perusahaan yang beroperasi di Karawang agar turut serta dalam mendukung kemajuan daerah, tidak hanya secara ekonomi tetapi juga dalam aspek sosial, termasuk pengurangan angka pengangguran.

“Kami bukan anti-rekrutmen lintas daerah, tapi jangan lupakan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap wilayah tempat mereka berdiri. Karawang butuh kerja nyata, bukan hanya operasional industri semata.”tutupnya. (LK)

 

Berita Terkait

BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut
Satu Lolos di LPSE, Dua Diundang Klarifikasi: Dugaan Kejanggalan Tender Karawang Picu Sorotan Publik
Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang
Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi
Aktivitas Pengurugan di Lahan LP2B Masih Berjalan, Ketegasan Satpol PP Karawang Dipertanyakan
TOKO SUBUR TELOR DILAPORKAN JUAL MINYAK GORENG CURAH TANPA LEBEL SNI & MERK
Berita ini 48 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:02

BARJAS KARAWANG DISOROT! Dugaan Kongkalikong Tender Flyover Cikampek Harus Diusut

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:03

Tangis Anak Bongkar Dugaan Asusila di Tirtajaya, Kasus Kini Ditangani Polres Karawang

Senin, 27 Juli 2026 - 04:45

Bapenda Karawang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB 2026 kepada 900 Peserta

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:48

Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:15

Proyek Rehabilitasi SDN Mekarpohaci III Disorot, Dugaan Material Kayu Tak Sesuai Spesifikasi Picu Permintaan Evaluasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:18

Aktivitas Pengurugan di Lahan LP2B Masih Berjalan, Ketegasan Satpol PP Karawang Dipertanyakan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:19

TOKO SUBUR TELOR DILAPORKAN JUAL MINYAK GORENG CURAH TANPA LEBEL SNI & MERK

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:54

Dewan Tani H. Karsim Dengarkan Keluhan Petani Sekarwangi, Soroti Krisis Air Irigasi hingga Serangan Hama Tikus

Berita Terbaru