Media Pers Karawang Legowo, Dukung KDM Fokus Realisasi Janji Kampanye

- Penulis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 02:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Setelah sempat melayangkan aksi boikot terhadap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) akibat pernyataan kontroversialnya terkait media massa, sejumlah insan pers di Karawang akhirnya mencabut sikap tersebut dan menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemangkasan anggaran hibah media.

Pernyataan dukungan ini disampaikan dalam forum internal Media Pers Karawang, Sabtu (12/7/2025), sebagai bentuk sikap legowo atas respons Dedi Mulyadi yang menyebut tidak adanya alokasi anggaran untuk kerja sama dengan media sebagai alasan utama larangan tersebut.

“Kami dari Media Pers Karawang legowo dan bahkan mendukung jika dana hibah untuk media dipangkas menjadi Rp3 miliar, atau bahkan jika di Jawa Barat sama sekali tidak ada bantuan hibah untuk media. Ini demi menjaga kecemburuan antara media pers, karena jumlah media di Jabar sangat banyak,” ungkap Mr Kim perwakilan media dalam pernyataan resmi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, insan pers Karawang menyatakan bahwa fokus mereka kini kembali pada tugas utama sebagai pewarta dan pelayan informasi publik, serta mendorong Gubernur Dedi Mulyadi untuk berfokus penuh pada realisasi janji-janji kampanyenya, terutama dalam pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas utama.

Baca Juga:  KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029

“Silakan KDM fokus pada kinerja dan realisasi janji kampanye. Kami media pers kembali pada profesi kami dengan semangat dan objektivitas,” lanjut pernyataan tersebut.

Sebagai konsekuensi dari sikap baru tersebut, para jurnalis di Karawang dipersilakan kembali untuk melakukan peliputan dan publikasi mengenai kegiatan Dedi Mulyadi di wilayah Karawang dan sekitarnya.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi sempat mengeluarkan pernyataan yang mengundang polemik dengan menyarankan agar kepala dinas di Pemprov Jabar menyampaikan informasi melalui media sosial, tanpa melalui media massa. Pernyataan tersebut memicu kemarahan di kalangan wartawan, yang menilai hal itu sebagai bentuk penghinaan terhadap profesi pers dari pilar demokrasi.

Namun kini, dengan semangat kebersamaan dan kepentingan pembangunan Jawa Barat yang lebih besar, Media Pers Karawang memilih meredam konflik dan membuka lembaran baru dalam relasi dengan pemerintah provinsi.

“Kami berharap ke depan hubungan antara pemerintah dan media tetap sehat dan saling menghargai peran masing-masing dalam demokrasi,” pungkas pernyataan tersebut. (LK)

Berita Terkait

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
Berita ini 65 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru