Johanis Tanak Semprot Pejabat Pemda: “Kalau Gaji Tak Cukup, Mundur Saja!”

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 09:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lintaskarawang.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johanis Tanak, meluapkan kemarahannya di hadapan para pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) dalam Rapat Koordinasi KPK-Pemda yang digelar di kawasan Ancol, Jakarta, Kamis (10/7/2025). Dalam forum resmi itu, Johanis geram mengetahui bahwa banyak pejabat daerah merasa tidak cukup dengan gaji yang mereka terima, padahal negara telah memberikan beragam fasilitas.

Dilansir dari Kompas.com, kemarahan Johanis bermula ketika ia menyinggung banyaknya pejabat daerah yang terjerat kasus korupsi. Ia mempertanyakan alasan di balik perilaku koruptif tersebut. “Berapa anggota DPRD saya tangkap dan tahan. Itu karena apa? Permintaan-permintaan (suap) semua. Apa tidak cukup dengan gaji yang sudah diberikan?” ucapnya lantang. Beberapa pejabat yang hadir menjawab dengan singkat, “Tidak cukup.”

Jawaban itulah yang menyulut emosi Johanis. Ia menegaskan bahwa jika ada pejabat yang merasa gajinya tidak cukup, lebih baik mengundurkan diri. “Kalau bapak-bapak merasa tidak cukup, berhenti saja jadi pegawai. Tidak usah jadi pegawai, masih ada yang lain yang suka,” ujar Johanis dengan nada tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyindir gaya hidup pejabat yang selalu melihat ke atas, tanpa melihat kondisi masyarakat di bawah yang hidup dalam keterbatasan. Menurutnya, pejabat Pemda telah menerima berbagai fasilitas seperti mobil dinas, rumah jabatan, hingga anggaran operasional. “Masih banyak rakyat kita yang jelata. Jangan bapak cuma melihat ke atas, tapi lihatlah ke bawah,” tegasnya.

Baca Juga:  Pabrik Ada, Berkah Tiada! Gerbang Tertutup, Warga Sekitar PT Chang Shin Gigit Jari

Johanis juga mengingatkan bahwa jabatan di pemerintahan adalah amanah rakyat yang seharusnya dijalankan untuk melayani dan membangun daerah, bukan menjadi ajang memperkaya diri. Ia menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan jabatan publik.

Ia bahkan menyinggung praktik serangan fajar yang kerap digunakan untuk merebut jabatan, namun setelah menjabat justru mengeluh soal gaji kecil. “Makanya jangan pakai-pakai serangan fajar untuk menduduki jabatan itu. Pakai iman, integritas yang berkaitan dengan iman,” katanya menyindir.

Pernyataan Johanis langsung disambut tepuk tangan dari para pejabat daerah yang hadir. Sorotannya menjadi pengingat tajam agar pejabat tidak melupakan tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Lebih lanjut, Johanis juga menegaskan bahwa pelaku korupsi layak mendapatkan hukuman berat karena telah mengkhianati kepercayaan publik. “Koruptor harus dihukum berat, karena merusak sendi-sendi kepercayaan publik,” pungkasnya.

Momen itu menjadi teguran terbuka bagi pejabat publik yang masih bermain-main dengan kekuasaan dan menyalahgunakan kewenangan demi keuntungan pribadi. (LK)

Berita Terkait

Sorotan Netralitas Aparatur Desa Rengasdengklok Selatan, Diduga Hadiri Riungan Calon BPD di Bojong Tugu 2
Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa
Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan
Berita ini 66 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:14

Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Sambungkan Kalijati-Kamurang dan Permudah Akses Warga

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:02

Pemkab Karawang Serentak Salurkan Vitamin dan Kalsium untuk Balita, Tekan Angka Stunting

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:00

Ketua KSM GMBI Kedungwaringin Apresiasi Polsek, Dorong Sinergi Jaga Kamtibmas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:45

‎Pemkab Karawang Tertibkan 93 Bangunan Liar di Sekitar Gerbang Tol Karawang Timur ‎

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:59

Gerak Cepat! H. Karsim Langsung Eksekusi Normalisasi Irigasi Usai Petani Mengeluh

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:16

Maju sebagai Calon BPD Desa Darawolong,Robi Herawan Nomor Urut 2 Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Dusun Kali Jeruk.

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:20

Cetak Bibit Juara, Pemkab Karawang Gelontorkan Rp32,7 Miliar untuk Infrastruktur Olahraga dan Pendidikan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:58

Dewan Tani H. Karsim Perintahkan Gotong Royong Bersihkan Saluran Air Jalur Pertamina di Rawamerta

Berita Terbaru