Video Viral Tuduh Satpol PP Karawang Lakukan Penahanan dan Penyiksaan, Ini Klarifikasi Lengkapnya

- Penulis

Selasa, 8 Juli 2025 - 06:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Opsdal Satpol PP, Tata suparta dan Asep Supriadi pekerja sosial Ahli pertama Dinsos kabupaten Karawang

Kasi Opsdal Satpol PP, Tata suparta dan Asep Supriadi pekerja sosial Ahli pertama Dinsos kabupaten Karawang

Karawang, Lintaskarawang.com – Sebuah video viral di media sosial menggegerkan publik Karawang. Dalam video tersebut, beberapa warga mengaku ditangkap oleh Satpol PP saat penertiban lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) dan bangunan liar (bangli) di sekitar Stasiun Karawang dan Taman Ade Irma. Mereka bahkan mengklaim ditahan di rumah singgah milik Dinas Sosial (Dinsos) Karawang dan mendengar adanya tindakan penyiksaan. Namun, klarifikasi dari pihak berwenang membantah tegas seluruh tudingan tersebut.

Kepala Satpol PP Karawang, Basuki Rahmat, melalui Kasi Opsdal, Tata Suparta, menegaskan bahwa informasi dalam video itu tidak sesuai fakta. Ia menyatakan, tidak ada tindakan penangkapan ataupun penahanan terhadap warga tersebut.

“Empat orang yang disebut dalam video itu bukan ditangkap. Mereka justru diberikan tempat tinggal sementara atas arahan langsung dari Pak Bupati. Karena terdampak penertiban, kami bantu tempatkan di rumah singgah,” ujar Tata, Selasa (8/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Tata, keempat warga tersebut bukanlah pedagang, melainkan menempati area yang terkena penertiban. Bahkan, mereka sempat meminta bantuan untuk dicarikan kontrakan kepada Bupati Karawang.

Lebih lanjut, Tata menegaskan rumah singgah bukanlah tempat penahanan, melainkan fasilitas penampungan sementara yang layak dan manusiawi. “Setiap kamar dilengkapi springbed, ada yang pakai AC dan kipas angin. Mereka juga diberi makan dan diperlakukan dengan baik. Ini sesuai SOP kami,” jelasnya.

Baca Juga:  Tanggung Jawab Tanpa Batas: CV Sinar Pajar Perbaiki Bendungan Irigasi dengan Anggaran Pribadi

Tata juga menambahkan bahwa Satpol PP tidak memiliki kewenangan menahan warga. Setiap kegiatan penertiban hanya sebatas mengamankan, selanjutnya ditangani oleh Dinas Sosial.

Pernyataan senada disampaikan Asep Riyadi, Pekerja Sosial Ahli Pertama di Dinsos Karawang. Ia membantah keras adanya dugaan penyiksaan di rumah singgah, seperti yang disebutkan dalam video viral tersebut.

“Suara rintihan yang didengar itu berasal dari salah satu penghuni yang sedang sakit, bukan karena disiksa. Salah satunya menderita diabetes dan memang mengeluh kesakitan,” terang Asep.

Ia menambahkan, semua penghuni rumah singgah, baik itu PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial), gepeng, maupun anak jalanan, mendapat perlakuan sesuai standar. Rumah singgah juga memiliki ruang khusus berjeruji untuk ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) yang dianggap membahayakan.

“Jika ada yang sakit, kami segera panggil tim medis. Kalau parah, langsung kami rujuk ke RSUD Karawang,” imbuhnya.

Pantauan media ini menunjukkan bahwa kondisi rumah singgah Dinsos Karawang cukup representatif. Fasilitas seperti springbed, kamar mandi layak, dan pendingin ruangan tersedia di setiap kamar. Suasana juga terlihat kondusif dan manusiawi.

Pihak Dinsos memastikan bahwa seluruh aktivitas di rumah singgah dilakukan sesuai prosedur, dengan pengawasan langsung dari pimpinan. “Tidak mungkin ada tindakan semena-mena seperti dalam video itu,” tutup Asep. (LK)

Berita Terkait

Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga
Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande
Viral Ancam Gorok Wartawan, Ken Ken Diamankan dan Dilimpahkan ke Polresta Tangerang
Diduga Abaikan Kepatuhan Perizinan, PT. Raja Jeva Nisi Disorot Keras: Bangun Gudang Baru Tanpa PBG dan Belum Kantongi SLF
Merasa Dirugikan, Konsumen Kartika Residence Gandeng LBH Lintas Buana Nusantara untuk Tempuh Jalur Hukum
Identitas Pelajar yang Tewas di Bantaran Citarum Terungkap, Polisi Temukan Luka di Leher
Sesosok Mayat Diduga Remaja Ditemukan Tersungkur di Bantaran Citarum Karawang
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Senin, 11 Mei 2026 - 04:12

KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:43

Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:13

Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:10

HUT ke-58, H. Tulus Widodo Tebar Kepedulian untuk Ribuan Warga dan Anak Yatim di Karawang

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05

Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:51

Aksi May Day di Karawang Memanas, Massa Bakar Ban dan Aksi di Pemda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:17

Hak Jawab Yayasan Pangan Lestari Nusantara: Dapur SPPG Kemiri Belum Beroperasi, Peluang UMKM Tetap Terbuka

Berita Terbaru