Karawang | Lintaskarawang.com – Sebanyak 85 siswa kelas IX SMP-IT Nurul Huda Batujaya resmi dilepas dalam acara perpisahan dan pelepasan Tahun Ajaran 2025–2026 yang berlangsung di halaman sekolah, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Kamis (19/6/2026).
Mengusung tema “Jejak Kenangan, Asa Masa Depan: Berbekal Iman, Ilmu, dan Akhlak Menjemput Cita-Cita Gemilang”, kegiatan berlangsung khidmat dengan suasana haru yang menyelimuti seluruh rangkaian acara.
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh H. Aljabar Algojali bersama Kiyai Oma Algojali serta dihadiri Kepala Desa Telukbango, dewan guru, orang tua siswa, dan para tamu undangan. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan sekaligus doa bagi para lulusan yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak awal kegiatan, para siswa tampil mengenakan pakaian terbaik mereka dan memasuki lokasi acara dengan penuh percaya diri. Di balik senyum yang menghiasi wajah mereka, tersimpan rasa haru karena harus berpisah dengan teman-teman serta para guru yang selama tiga tahun menjadi pembimbing dalam menuntut ilmu.
Kemeriahan acara semakin terasa saat penampilan kesenian Lengser membuka rangkaian kegiatan. Kesenian tradisional tersebut berhasil memukau para tamu undangan sekaligus menjadi simbol penghormatan dan doa agar perjalanan para lulusan senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam meraih cita-cita.
Momen paling mengharukan terjadi ketika acara dilanjutkan dengan prosesi sungkem. Perwakilan siswa dengan penuh hormat bersimpuh di hadapan bapak dan ibu guru sebagai ungkapan rasa terima kasih atas ilmu, bimbingan, serta kasih sayang yang telah diberikan selama menempuh pendidikan di SMP-IT Nurul Huda Batujaya.
Usai prosesi sungkeman, keluarga besar SMP-IT Nurul Huda Batujaya juga melaksanakan santunan kepada 53 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Tak sedikit orang tua, guru, maupun siswa yang menitikkan air mata saat prosesi berlangsung. Suasana emosional tersebut menjadi bukti eratnya ikatan yang telah terjalin selama proses belajar mengajar di lingkungan sekolah.
Melalui tema yang diusung, pihak sekolah berharap seluruh lulusan mampu melangkah ke masa depan dengan bekal iman, ilmu, dan akhlak yang kuat sehingga dapat menjadi generasi yang berprestasi serta membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Perpisahan ini bukan sekadar akhir dari perjalanan di bangku SMP, melainkan menjadi jejak kenangan yang akan selalu dikenang sekaligus awal dari asa baru untuk menggapai cita-cita yang lebih gemilang.
Penulis : Apih kasur













Tinggalkan Balasan