Monumen Bojong Tugu Rengasdengklok Kumuh, Warga Pertanyakan Pengelolaan Sampah

- Penulis

Jumat, 13 Juni 2025 - 04:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Sayang seribu sayang, kawasan Monumen Bojong Tugu Rengasdengklok yang menyimpan nilai sejarah perjuangan bangsa kini terlihat kumuh dan tak terawat. Sampah berserakan di berbagai sudut area, mencemari keindahan pendopo dan lingkungan sekitarnya yang semestinya menjadi tempat yang bersih dan nyaman untuk dikunjungi masyarakat maupun wisatawan.

Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan sampah yang diduga berasal dari aktivitas para pedagang kaki lima di sekitar lokasi. Ironisnya, menurut pengakuan sejumlah pedagang, mereka setiap hari dikenai pungutan uang kebersihan sebesar Rp2.000 per orang.

“Setiap hari kami bayar untuk kebersihan, tapi kenyataannya sampah tetap menumpuk. Kami bingung, uang itu digunakan untuk apa,” ujar salah satu pedagang yang enggan disebut namanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga pun turut menyayangkan minimnya perhatian dari pihak berwenang. Padahal, lokasi monumen tersebut sangat dekat dengan Kantor Kecamatan Rengasdengklok, yang seharusnya bisa bertindak cepat dalam melakukan pengawasan dan penertiban.

“Ini kan lokasi bersejarah, tempat banyak orang luar Karawang datang berkunjung. Tapi malah dibiarkan seperti ini. Kesan kumuh ini mencoreng nama baik Rengasdengklok,” ujar Sarta, tokoh masyarakat yang akrab disapa Aa Betong, saat ditemui pada Jumat (13/6/2025).

Betong mendorong agar kawasan ini dikelola dengan baik sehingga tampak indah, aman, tertib, dan bersih. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah hanyalah salah satu dari sekian banyak hal yang perlu diperhatikan.

Baca Juga:  Karawang Heboh, Video Kontrak Politik Paslon No. 1 Sorot Netralitas RW

“Intinya bukan hanya sampah, tapi juga pembangunan dan pengelolaan kawasan monumen ini harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik terkait transparansi dan tanggung jawab pihak pengelola kebersihan. Jika benar ada pungutan rutin, maka seharusnya terlihat pula aksi nyata dalam pengelolaan dan pengangkutan sampah, bukan sekadar formalitas tanpa realisasi.

Monumen Bojong Tugu merupakan salah satu situs penting yang menjadi saksi sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Namun kondisi terkini sangat bertolak belakang dengan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Masyarakat berharap pemerintah bersama dinas terkait segera mengambil langkah konkret untuk menata ulang kawasan ini, serta memastikan kebersihan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung tetap terjaga dengan baik.

(D’Kasur)

 

 

Berita Terkait

Resto Saung Berkah Gurame Layangkan Somasi ke Resto Sumoreang, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka
Nasabah LKM Karawang Menunggu Uang Kembali, Bupati Didesak Turun Tangan: Mengapa Belum Ada Kepastian?
DPRD Karawang Siap Kawal Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Perjuangkan Kepastian Status dan Kesejahteraan
PT NIJ Tak Hadiri RDP, DPRD Karawang Kecewa: Persoalan Kemitraan dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan
Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers
Bupati Karawang Komitmen Tingkatkan Anggaran UMKM, Targetkan Capai Rp13 Miliar di 2027
JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi
FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!
Berita ini 112 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:12

Resto Saung Berkah Gurame Layangkan Somasi ke Resto Sumoreang, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:22

Nasabah LKM Karawang Menunggu Uang Kembali, Bupati Didesak Turun Tangan: Mengapa Belum Ada Kepastian?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:34

DPRD Karawang Siap Kawal Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Perjuangkan Kepastian Status dan Kesejahteraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:46

PT NIJ Tak Hadiri RDP, DPRD Karawang Kecewa: Persoalan Kemitraan dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:43

Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:17

JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Berita Terbaru