Proses Penetapan Calon Ketum HIPMI Karawang Dipertanyakan, Tim Linal Ari Soroti Transparansi SC

- Penulis

Selasa, 3 Juni 2025 - 14:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Proses penetapan calon Ketua Umum BPC HIPMI Karawang dalam MUSCAB VII memicu kontroversi. Tim pemenangan Linal Ari Wahyudi secara terbuka mempertanyakan transparansi dan independensi Steering Committee (SC), yang dinilai tidak konsisten dalam menjalankan aturan organisasi.

Ketua Tim Pemenangan, Hendra Susila, mengungkapkan kekecewaannya terhadap klaim SC yang menyebut tahapan verifikasi telah sesuai AD/ART HIPMI. Faktanya, kata Hendra, sejak audiensi pertama, pihaknya sudah meminta dokumen verifikasi persyaratan calon namun tak kunjung diberikan hingga hari ini.

“Alasannya karena dokumen bersifat rahasia dan mengandung data pribadi. Tapi ini justru menimbulkan tanda tanya besar. Kami dan anggota HIPMI Karawang seperti dipaksa percaya pada proses yang tidak transparan,” ujarnya usai audiensi kedua, Senin malam (2/6/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, Hendra menyebut bahwa ketentuan yang dikeluarkan SC terkait syarat pencalonan diduga tidak sesuai dengan PO Tata Kelola Musda dan Muscab, khususnya Pasal 16 ayat 4, 5, dan 6.

Baca Juga:  Warga RT 002/03 Desa Hegarmanah Sambut Giat Kampung Bersih Tingkat Kecamatan

“Produk syarat pencalonan yang dikeluarkan SC justru bertentangan dengan aturan organisasi itu sendiri. Ini jelas problem serius,” tegasnya.

Dalam audiensi kedua yang digelar secara mendadak atas desakan tim pemenangan Linal Ari Wahyudi untuk menuntut transparansi proses pemilihan Ketua BPC HIPMI Karawang, muncul kejanggalan serius.

“Ketum BPC HIPMI Karawang menyatakan bahwa verifikasi berkas calon didasarkan pada keputusan BPD. Padahal, sesuai AD/ART, tanggung jawab administratif sepenuhnya berada di tangan Ketua BPC. Hal ini menimbulkan dugaan kuat adanya ketidakadilan dan keberpihakan dalam proses pemilihan, yang dinilai menguntungkan salah satu calon,” katanya

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan fair play dalam proses pemilihan Ketua HIPMI Karawang. Tim Linal Ari mendesak agar semua pihak menjaga marwah organisasi dan memastikan proses berjalan adil, terbuka, dan sesuai aturan.

“Dua surat keberatan kami atas hasil verifikasi juga belum dijawab hingga saat ini. Ini makin menguatkan keraguan kami atas kredibilitas dan integritas SC MUSCAB VII,” tukasnya. (LK)

Berita Terkait

Proyek JUT Mekarjaya Jadi Perhatian, Warga Soroti Dugaan Ketebalan Base Course
Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh
Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa
Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Berita ini 88 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru